Senin, 25 Februari 2019

Colour FUN WALK and FUN GAMES

Kegiatan Family day untuk SD kali ini mengusung tema "Happy Family & Stay Together in SCB" yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 23 Februari 2019.


Dari judulnya saja sudah jalan santai berwarna, seperti apa ya? Terus games keluarganya seperti apa? Jeremy bilang cuma disuruh bawa sarung dan penutup mata untuk main game terus ikat pita di tangan sesuai dengan kelas masing-masing anak.

Tibalah hari H, siap-siap sekeluarga ikutan Family Day di sekolah Jeremy. Tapi? Kok yang datang pada pakai baju kaos putih ya? Ya ampun saya lupa dress code-nya emang disuruh pakai kaos putih yang akan terkena warna. Ada lomba mewarnai-kah?

Jadi bagaimana dong? Albert hampir mogok terus bilang tadi pagi sempat nanyain pakai baju apa? Kata mama "yang ada aja"

Si Papa malah bilang lihat saya pakai kaos hitam dia jadi ikut-ikutan.. Ha.. ha.. ha..

Mereka berdua berencana pulang ganti baju, saya disuruh masuk antar Jeremy sendiri.

Ha? Masalah kecil dibesar-besarkan. Sudahlah mari kita salah kostum bersama.. Ha.. ha.. ha.. yang penting Jeremy sudah pakai kaos putih, kita kan cuma pemanis eh pendamping.

Akhirnya Jeremy berkumpul ditengah lapangan bersama teman-temannya diatur sesuai kelas.

Para pendamping di pinggir lapangan ber"transaksi" di bazar makanan..

Ceritanya sekolah menyediakan lapak gratis berupa meja dan yang "buka lapak" perwakilan masing-masing kelas. Banyakan sih jualan makanan. ini nih lapak kelas Jeremy yang jualan mie goreng, choi pan, roti boy, puding.. semuanya enak-enak dan buatan sendiri dari para mami perwakilan kelas.


Jangan sampai ketinggalan beli juga dong! Sedikit dulu entar rencana mau lihat jualan kelas lain juga.


Sebenarnya pengen dengar apa sih yang diomongin ke anak-anak yang ngumpul, tapi apa daya "buka lapak" alias bazar lebih menarik. Sambil ngemil dengerin sepintas tentang "untuk apa family day?" tema yang diambil tahun ini, entar saat mulai jalan bagaimana rutenya.. bla.. bla..

Anak-anakpun bubar dengan teratur untuk berjalan bersama guru dan didampingi orang tua sesuai kelas. Mulai dari kelas VI SD diikuti kelas berikutnya..


Mari kita jalan bersama.


Dari sinilah saya mengerti arti "Colour Fun Walk" dan mengapa dress code-nya kaos putih.. Rupanya sepanjang jalan ada yang lempar-lemparin baju kita pakai tepung berwarna-warni bahkan ada mobil panitia yang lewat juga ikut lemparin tepung berwarna-warni sambil nyanyi-nyanyi..

Sepanjang jalan ada keseruan, bernyanyi bersama, bercanda dan sesekali perang tepung berwarna terdengar teriakan dan tawa sepanjang perjalanan.. Lumayan capek juga tapi nggak terlalu berasa. Sepertinya ada tuh kita jalan 2 km lebih..

Akhirnya tiba di sekolah.. bubur ayam menanti!! Bahkan ditawarin yang kaos putihnya belum berwarna mau diwarnain lagi sama panitia alias dilemparin tepung berwarna..


Acara pun berlanjut dengan acara adu bakat, ceritanya yang menang entar dapat hadiah dan juga ada lomba-lomba keluarga. Yang mau ikut daftar dulu dan diakhiri dengan door prize.

Berhubung ada acara lain, kita sih nggak ngikutin Family Day sampai selesai..

Menyenangkan dan seru pastinya..

Just Sharing


Rabu, 20 Februari 2019

Field Trip Ke KUNTUM FARMFIELD BOGOR

Proses belajar mengajar siswa tentu saja tidak hanya di sekolah tetapi mereka juga diajak untuk melihat lingkungan di sekitarnya.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari proses belajar mengajar di luar sekolah, paling bagus sih sesuai dengan tema yang sudah diajarkan, jadi anak lebih mengerti secara mendalam.

Sekolah Jeremy pun melakukan hal yang sama. Beberapa kali anak diajak ikut field trip tentu saja si bocah senang dan pulang bercerita dengan antusias.

Yeeay! Karena lagi belajar tentang Benda, Hewan, dan Tananaman di Sekitarku, program outing-nya kali ini mereka diajak untuk belajar berkebun dan merawat hewan dan tanaman. Asyik ya wisata edukasinya.


Akhirnya hari yang dinantikan pun tiba tepat tanggal 15 Februari 2019 sesuai rencana program EOTC akan dilaksanakan. Sehari sebelumnya para siswa SD kelas 1 dibriefing dulu..

Tapi? Pulang sekolah..

Jeremy yang awalnya semangat jadi layu sebelum berkembang. Si dia bilang "Nggak jadi ikut deh" terus dia cerita disuruh bawa botol kosong soalnya. Untuk apa? Katanya kalau di bis nggak bisa nahan pipis, disuruh pipis dulu di botol. Bayangin? Pipis sambil diliatin teman, terus kalau teman aku pipis, bis-nya goyang-goyang tumpah kena aku gimana?

Haiya masalah kecil itu! Setiap masalah pasti ada jalan keluar tinggal dicarikan solusinya. Benar kan? "Serahkan kekhawatiranmu pada Tuhan"

Justru moment seperti ini sayang untuk dilewatkan. Sebenarnya sudah agak lama saya berencana pengen bawa kids ke sana berwisata sambil belajar, cuma akan lebih menyenangkan bersama dengan teman-teman seumuran dan juga dibimbing sama guru dan guide dari Kuntum untuk menjelaskan. Di sana mereka bisa belajar, bermain dan tertawa bersama..

Akhirnya.. Taraa siap-siap dari sekolah menuju bis..


Entar tinggal dengar ceritanya dari Jeremy saja, tapi gambaran besarnya kurang lebih sudah tau-lah banyak wisata edukasi model begitu, cuma pemandangan dan keseruannya saja yang berbeda.

Kalau saya bilang sih itu anak-anak bakalan senang mereka bisa memberi makan ikan, anak sapi, petik sayuran dan kalau beruntung bisa diajak naik kuda.

Eh beneran! Jeremy pulang sekolah bawa kantong yang isinya ubi merah yang penuh tanah dan daun salada yang masih berakar di tangan kiri terus tangan kanannya bawa kantung tanah berisi tanaman yang katanya mau dia rawat, siram 2 kali sehari.

Si bocah bilang dia paling suka kasih makan kelinci, terus cabut-cabut sayur tapi nggak suka kasih susu ke sapi. Di sana harus tahan bau soalnya tanahnya dikasih pupuk, nggak boleh takut kotor entar bisa cuci tangan. Pada dasarnya si bocah senang dan menikmati.

Dengan bangga dia bilang makan siang pakai sayur tawar.. salad. walaupun nggak enak tapi sehat.

WC-nya walaupun tidak terlalu bersih tapi nggak jorok dan bau, jadi bisa pipis.

Terus ada barang yang mama suka! Jeremy tersenyum rahasia sambil ngambil sesuatu dari tas-nya dan taraa.. gantungan kunci Kuntum Farmfield.

Mari kita simpan sebagai tambahan koleksi dilemari pajangan.. Ma kasih sayang..


Hmm lumayan positif responnya..

Untuk anak-anak seusia mereka terkadang ada rasa khawatir saat melepaskan mereka pergi field trip, entar begini.. entar begitu.. tapi tetap berdoa dan percaya banyak hal positif yang bisa mereka dapatkan melalui belajar dengan alam dan berinteraksi dengan teman dan guru juga melatih kemandirian mereka..

Tetap Semangat!


Selasa, 19 Februari 2019

IMLEK 2019

Gong Xi Fa Cai.. Xin Nian Kuai Le..

Pada tahun 2019 ini, Imlek jatuh pada tanggal 5 Februari 2019, masuk di tahun Babi Tanah.

Biasanya moment seperti ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya, makan malam bersama keluarga dan keesokan harinya baru berkunjung ke rumah saudara-saudara yang lain.



Imlek ini bisa dibilang suatu kesempatan untuk ngumpul, terutama bagi anak-anak supaya lebih saling mengenal saudara sepupu sendiri. Kan nggak lucu saat mereka besar baru sadar "ternyata kita masih saudara-an ya!" tentu saja bagi anak-anak dapat bonus angpau. Tambah semangat deh pai-painya.. Ha.. ha.. ha..



Ajang pertemuan juga untuk bertemu saudara dari papa dan mama saya, bertukar cerita dan bersyukur masih dipertemukan dalam kondisi sehat.


Entah kenapa ya di Imlek kali ini kok berasa ada yang kurang? saya agak males-malesan..

Just Sharing

Senin, 18 Februari 2019

Jalan-jalan di GARDENS by the BAY Singapore

Lanjut! Emang mau kemana? Kan cerita Singapura-nya belum selesai... jadi diselesaikan dulu-lah, lagian ini juga sudah hari terakhir. Dari lihat-lihat taman bunga langsung ke Bandara Changi.

Tiket sudah di tangan dibeli online lewat T*******a tapi sebelumnya cek sana sini dulu cari harga terbaik. Oya yang belum baca cerita cinta yang lalu baca dulu gih di sini (Dari S.E.A. AQUARIUM ke MERLION PARK Mampir BUGIS)

Setelah sarapan di hotel langsung meluncur ke Gardens by the Bay. Karena perginya bulan Desember suasana Natal masih berasa. Sebenarnya ada pertunjukan Christmas Wonderland pada sore hingga malam hari, dan tinggal beli tiket tambahan lagi, tapi berhubung kita sudah harus balik Jakarta jadi kita lewati saja moment itu.

Sesuai dengan tiket yang sudah dibeli, mari kita jelajahi satu persatu. C'mon! Mulai dari :

OCBC Skyway

Sebuah jembatan gantung yang cuma disangga oleh tali-tali baja yang terhubung dari satu pohon raksasa ke pohon raksasa lainnya dengan panjang 128 meter dan tinggi 22 meter (setara dengan 16 lantai).


Jembatannya sudah pasti goyang-goyang saat kita jalan, juga tergantung cuaca. Bagi yang takut ketinggian pasrah saja jalanin jalan yang sudah kau tempuh, tak mungkin balik arah lagi lupakan yang di belakang...

Walaupun pemandangan malam kelihatannya lebih menggoda (asal kuat ngantri), pemandangan pagi hari pun tidak kalah dan asyiknya lebih sepi.


Sambil berjalan kita bisa menikmati pemandangan kota Singapura dari ketinggian dan berfoto bersama dengan latar taman Avatar. Duh menyenangkan!



Flower Dome 

Semacam rumah kaca raksasa yang berupa taman bunga terbesar di Singapura berisi bunga-bunga cantik dari berbagai belahan dunia. Udaranya sejuk, nyaman, dan enak untuk bersantai.

Saat masuk ke dalam kita disambut dengan foto-foto bunga yang diperbesar dan juga keterangan tentang sang bunga.. ♫ ♪ Mawar, melati semuanya indah.. indah!


Flower Dome ini selalu berganti-ganti tema tergantung musim dan season bunga. Jadi nggak bakalan bosan kalau datang ke sana.

Ada tema nuansa Imlek (Chinese New Year) ataupun tema sakura dengan jembatan merah tergantung kapan kita datangnya.

Kebetulan kami datangnya saat bulan Desember jadi masih ada suasana Natal-nya. Ornamen Disney Tsum Tsum yang lucu tampak mendominasi bagian tengah taman dan juga pohon-pohon Natal tampak ada dimana-mana, cantik sekali!


Dan area tamannya sendiri dengan bunga-bunga bisa kita jelajahi sesuai petunjuk dari peta. Salah satunya seperti ini dan masih banyak area lain lagi.


Suasana yang menyenangkan, sayang untuk dilewatkan. Foto yuk!



Bunga-bunga cantik ini pun terekam indah dalam kamera..



Tidak hanya menikmati keindahan taman bunga saja tapi juga ada sarana belajar melalui layar 3D di jalan menuju pintu keluar. Cerita tentang rantai makanan, perkembangbiakan tumbuhan, dan lain-lain. Albert tentu saja yang antusias.


Terdengar suara Jeremy yang berseru ada singa yang nau dia lawan terus minta difotoin.. Ha.. ha.. ha.. ternyata patung lebih menarik dari taman bunga.


Yuk makan siang dulu! Setelah itu lanjut lagi ke wahana berikutnya..

Cloud Forest

Keindahan dalam Cloud Forest menampilkan ribuan tanaman tropis yang diambil dari berbagai belahan dunia.

Begitu kita masuk ke dalam kubah langsung disapa dengan air terjun yang tinggi dalam ruangan. Hmm menarik sekali!


Suasana dingin buatan dan berkabut menambah rasa betah untuk menjelajah setiap sudut yang ada. Pemandangannya seperti hutan yang asli bisa kita nikmati dengan nyaman..


Tapi! Mulai darimana ya? Kita mulai dari yang tertinggi dulu yuk! Hidden Paradise. C'mon naik lift saja entar turunnya baru kita jalan sambil melihat keindahan hutan tropis.



Menikmati berjalan di Cloud Walk yang merupakan jembatan yang mengelilingi waterfall dengan ketinggian 35 meter memang menyenangkan.



Belajar banyak hal tentang tumbuhan juga menarik. Jeremy suka sekali dengan tanaman pemakan serangga venus flytrap dan kantung semar, bikin dia penasaran.



Tidak sampai distu saja, setiap area yang kita singgahi juga menarik seperti Theater + 5 Degrees yang membahas efek cuaca pada bumi di masa depan, Crystal mountain tempat belajar berbagai macam stalagmit dan stalagtit batu kristal. Area Lost World tentang tumbuhan yang hidup di atas gunung di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.



Tidak terasa sudah waktunya kita harus mengakhiri petualangan di taman bunga cantik ini. C'mon siap-siap kebandara..

Akhirnya sampai ke Changi Terminal 4, kita pun bersantai sejenak, ngemil, shopping dan naik chocobo sambil ngobrol..




Oya Gardens by the Bay ini suasana malam hari juga indah, ada acara kembang api-nya terus pohon-pohon raksasa jadi berwarna-warni.

SuperTree Grove, Agustus 2013
Nggak bakal bosan deh datang sering-sering lihat, Gratis kalau cuma di outdoor Gardens by the Bay, pemandangannya juga ciamik kok.

Kayak begini fotonya kalau malam hari, kids masih kecil waktu itu apalagi Jeremy masih digendong terus pakai stroller sepanjang jalan. Albert juga belum mengerti arti keindahan jadi sepanjang jalan dia nanya "Kok nggak ada toko mainan?" Ha.. ha.. ha.. Haiya!


Pemandangan malam kota Singapura pun nampak cantik tertangkap kamera kami di Gardens by the Bay pada liburan Agustus 2013.



Sudah kemana saja waktu liburan di Singapura? Hmm kemana saja ya? Baca ceritanya di Family Vacation in Singapore

See You!!

Rabu, 16 Januari 2019

CAPPUCCINO COOKIES

By : Julie


Bahan :
  • 150 gram mentega
  • 70 gram gula pasir
  • 2 bungkus cappucinno instan
  • 1 butir telur besar 
  • 250 gram tepung terigu protein rendah
  • 50 gram keju cheddar parut
  • 1 sdt baking powder
  • coklat chip secukupnya (optional)
Cara Membuat : 
  1. Panaskan oven sampai 300 derajat F (150 derajat C) 
  2. Dalam mangkuk, campurkan semua bahan kering (tepung terigu, baking powder) aduk rata.
  3. Mixer gula halus, cappucino instan dan mentega hingga terbentuk pasta kasar, scraping.
  4. Tambahkan telur campur dengan mixer kecepatan rendah hanya sampai tercampur rata (jangan terlalu lama mengaduk)
  5. Tambahkan campuran tepung dengan coklat chip, campurkan pada kecepatan rendah.
  6. Bentuk adonan sesuai selera letakkan dalam loyang yang sudah diolesi mentega.
  7. Panggang 20 menit.
Happy Baking

Selasa, 08 Januari 2019

MILK BUN (ROTI GAL)

By : Julie


Bahan Roti :
  • 180 ml susu cair
  • 325 gram tepung protein tinggi
  • 40 gram butter
  • 7 gram ragi instan (2,5 sdt ragi)
  • 1 butir telur
  • 50 gram gula
  • 1/2 sdt garam
Cara Membuat : 
  1. Aktifkan ragi dengan cara mencampur susu cair + gula pasir + ragi diaduk rata biarkan hingga 5 menit sampai ragi aktif dengan ditandai adanya gelembung-gelembung kecil. Setelah itu masukkan telur yang sudah dikocok, aduk rata.
  2. Campur tepung terigu dan garam diwadah terpisah, aduk rata. Masukkan butter, aduk rata. Tuang cairan susu dan ragi, aduk rata.
  3. Uleni adonan hingga kalis (saya pakai mixer)
  4. Diamkan adonan dalam wadah yang sudah diolesi butter atau minyak selama +/- 45 menit  sampai adonan mengembang.
  5. Kempiskan adonan, kemudian bagi menjadi 13 bagian (berat +/- 50 gram)
  6. Bentuk bulat-bulat taruh di loyang.
Selama menunggu adonan mengembang selama 45 menit sampai 1 jam, kita buat toppingnya..

Bahan Topping :
  • 80 gram tepung terigu protein sedang (bisa juga pakai protein rendah)
  • 100 gram gula halus
  • 2 sdm susu bubuk
  • 90 gram butter 
  • 1 butir telur
  • 1/2 sdt vanilla
Cara Membuat Topping : 
  1. Campur butter + gula halus dimixer sampai creamy.
  2. Tambahkan telur trus di mixer lagi.
  3. tambahkan tepung dan susu bubuk, di aduk dengan mixer hingga rata.
  4. Setelah itu masukkan adonan kedalam piping bag atau plastik biasa yang diberi lubang kecil di ujungnya.
  5. Spuit secara melingkar di atasnya.
  6. Panggang selama 20 menit dengan suhu 180 derajat (oven sebelumnya sudah dipanaskan) 
Untuk isian bisa pakai butter seperti di roti boy ataupun diisi dengan selai kesukaan. Tanpa diisi apapun tetap enak kok..

Siap di nikmati..

Minggu, 30 Desember 2018

Dari S.E.A. AQUARIUM Ke MERLION PARK Mampir BUGIS

Yeeay!! Akhirnya kesampaian juga niat hati lima tahun lalu untuk masuk ke dalam S.E.A. Aquarium Singapura yang katanya termasuk ke dalam salah satu dari 10 aquarium terbesar di dunia. Duh senangnya!!


Ceritanya lima tahun lalu (tahun 2013) kita mau plesiran memandang keindahan biota laut dalam aquarium raksasa, tapi apa daya nggak kuat ngantri.

Sudah ngantri 3 jam kemajuannya nggak banyak. Pas nanya sama petugas di sana dibilang kira-kira 2 sampai 3 jam lagi giliran kita masuk. Bayangin aja ngantri 5-6 jam kesempatan mandang ikan hanya 2 jam (dibatasin waktunya karena ramai), dan penuh dengan lautan manusia. Belum lagi menghadapi kerewelan Jeremy yang pada saat itu berumur 2 tahun, terus Albert sebentar-sebentar nanya, "Kapan kita masuk?".. belum lagi kaki udah terasa pegel, belum lagi sudah kelaparan, belum lagi.. belum lagi.. banyak sekali. Akhirnya kita terdampar di mall VivoCity dan membiarkan tiket masuk hangus tak berbekas.. *curhat masa lalu..

Kok bisa ramai begitu ya? Kan waktu kita datang di tahun 2013 itu, S.E.A. Aquarium masih baru buka, jadi orang-orang masih pada penasaran, terus datangnya pas weekend.. eh lagi libur Lebaran, jadi nasib deh.

Akhirnya!! Impian menjadi kenyataan.. C'mon kids kita lihat ikan dalam aquarium!

Pagi hari bangun kesiangan dengan kaki pegal baru sehari sebelumnya explore Orchard Road dan keliling mall Nge Ann City (Baca ceritanya di Singapore CHRISTMAS Getaway 2018).

Bersiap-siap tapi sebelumnya breakfast dulu di Summer View Hotel. Jangan lupa makan telur rebus yang kata Jeremy "telur paskah" selama nginap di sana selalu tersedia. Ini lagi mau Natalan atau Paskah sih? Sampai koki-nya kirain Jeremy suka sekali dengan itu telur mau dibekalin lagi. Langsung kita tolak dengan halus.


Naik Grab langsung menuju RESORT WORLD SENTOSA. Sebelum masuk S.E.A. Aquarium jalan-jalan dulu-lah. Foto-foto, bersantai sejenak..




Jangan lupa foto dengan icon Singapura dan juga bola Universal Studio..



Lapar? Nggak usah khawatir dekat si "bola" ada food court makanan Malaysia yang desainnya dibikin kayak street food Malaysia, suasana dibikin kayak "malam" kata Jeremy..


Pesan nasi lemak seporsi dihargai $9 sekitar Rp. 94.500 (kurs saat itu), bisa pakai daging atau ayam, kalau telur sudah pasti dapat..


Setelah kenyang barulah kita ke tujuan awal. Nyangkut sana sini.. akhirnya berhasil sampai juga, cerita nostalgia saat ngantri parah. Sekarang terlihat sepi.. Asyik!!


Begitu masuk kita langsung disambut aquarium besar yang ada kapal karam.. Kids langsung berlari dengan gembira sambil bercanda.

Tempatnya nyaman dan pencahayaannya bagus..


Jangan lupa ambil peta-nya terus diikutin saja supaya saat menjelajah lebih terarah, tempatnya luas soalnya..


Sebelum explore lebih lanjut kita pemanasan dulu lihat fosil berbagai jenis tulang ikan hiu..


C'mon! Masuk pertama kali ke area Shark Seas melewati terowongan yang panjang sambil memandang habitat ikan Hiu memang menyenangkan..


Saking banyaknya yang ngajakin foto ikan hiu. si ikan pun tertidur *versi Jeremy..


Lanjut jalan lagi kita masuk ke area Live Coral Habitat, melewati rumbai-rumbai berwarna-warni..


Disini kita dapat menyaksikan keindahan ikan-ikan yang keluar masuk lubang batu koral. Hmm indah sekali!! Hati berasa damai..




Bila merasa lelah cari tempat di pojokan yang sepi untuk duduk sejenak dan baca-baca sejarah tentang S.E.A. Aquarium yang katanya merupakan rumah lebih dari 100.000 hewan laut dengan lebih dari 1.000 spesies..

Tapi.. yang paling penting jangan lupa foto narsis dulu ya.. Ha.. ha.. ha..


Lanjut lagi masuk ke area Central and South American Habitat, ini semacam aquarium air tawar yang berisi ikan-ikan yang hidup di air tawar..


Sampailah kita di Open Ocean Habitat, sebuah aquarium raksasa yang merupakan rumah bagi 40.000 ikan dengan 120 spesies termasuk Manta Rays, Groupers dan ikan raksasa lainnya..



Jangan lupa beli pop corn dan duduk nyantai sambil nonton ikan.. Ah! Serasa di bioskop atau di pinggir pantai ya?


Foto keluarga juga bisa jadi pengingat yang baik terutama bagi anak-anak..


Area ini paling luas dan menarik, kita lumayan lama explore disini..

Ruangan untuk aktivitas anak pun ada, bisa sambil lihat-lihat ikan. Jeremy pilih gambar hiu terus dia warnain..



Lihat ke atas "Eh ada Manta Rays!", yaitu sejenis ikan Pari..


Kebayang nggak sih? Kalau ikan-ikan raksasa itu jadi makanan enak.. Nyam.. nyam..


Lanjut lagi ketemu Sea Nettle alias jelly fish, jadi ingat ubur-uburnya Spongebob..



Waduh ngelihat ini jadi bikin lapar, Alaskan King Crab. Enak dimasak apa ya?


Langsung kebayang-bayang nostalgia makan kepiting raksasa tersebut waktu berwisata ke Jepang tahun 2010 lalu..

Sudah mulai ngaco! Ayo cepetan saja yuuk! Beli sedikit souvenir dan ambil foto keluarga..

Lanjut jalan lagi.. Mau colek ikan, langsung aja ke Touch Pool.. Kids lagi nggak mau, banyak alasan..


Pheew.. akhirnya sampai juga di Coral Garden Habitat..


Mari kita pulang! Melewati jembatan kaca yang di bawahnya ikan-ikan bersliweran ke sana ke mari..


Langsung masuk terowongan Exit (beda terowongan antara Entry dan Exit.. dibikin melingkar) yang enggak terlalu ramai, mungkin sudah pada capek jadi jalannya cepat-cepat..


Akhirnya sampai di luar ketemu laut.. "Ada kapal pesiar!" Senang dong!! "Bang! dulu kita pernah naik kapal begitu juga ya! Apa ya namanya?" (Baca ceritanya di Welcome Aboard Super Star Virgo)


Setelah itu, mari kita wujudkan impian Jeremy.. Si dia pengen di foto minum air dari patung Merlion.. Bergegaslah kita ke MERLION PARK..

Siap.. siap.. Action! Kembung nggak ya itu bocah.. Ha.. ha.. ha..



Sekalian foto keluarga-lah, mumpung si patung selalu siap sedia diajak berfoto..


Balik hotel yuk! Tapi lapar lagi? Ngemil di Sevel yuk! Letaknya pas depan hotel.

Pulangnya kita jalan-jalan dekat hotel. Biarlah kaki ini melangkah tak tentu arah.. Eh ketemu Albert Street.. Kayaknya tempat jualan ala kaki lima.. terutama banyak yang jualan makanan.. Asyik!


Si Albert kesenangan nama dia terukir di jalanan, yang pasti nama jalan itu bukan untuk mengingat Albert yang ini ya.. Dia mah cuma ada kesamaan nama doang.. Ha.. ha.. ha..


Jalan lagi sambil nyangkut sana sini, ketemu deretan toko-toko yang namanya Bugis Street.. Langsung kita jelajahi..


Di dalamnya banyak toko-toko yang menjual souvenir, kaos-kaos lokal dengan kualitas bagus, gantungan kunci dan juga butik-butik dengan harga "lebih" terjangkau dibanding di mall-mall di daerah Orchard Road. Ada brand Uniqlo dan Pull and Bear juga..

Kalau dilihat seperti kawasan Pasar Baru atau Mangga Dua di Jakarta. Atau kayak Shinsaibashi di Osaka? Tapi kayaknya masih bagusan di sono deh..


Jalan lagi terus nyebrang ketemulah Bugis Junction..


Mari kita nge-mal! Yang dicari kids tentu saja toko mainan, ada dua toko dilantai 4, sebelahan tempatnya, yang satu Simply Toys, yang sebelahnya lupa namanya... tapi lebih mengarah pada kolektor mainan sih..

Di sini terdapat Dept. Store dan toko-toko butik seperti Guess, G-Shock dan ada juga toko buku Kinokuniya.

Nggak berasa semakin malam dan juga badan terasa lelah..

Mari kita balik hotel! Suasana bulan Desember ini memang berbeda. Foto dulu dengan Snowman yang kebetulan kita jumpai di pinggir jalan.


Good Night Guys!! Have a Nice Holiday.. See you

Happy Travelling