Tampilkan postingan dengan label Singapura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Singapura. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2019

Jalan-jalan di GARDENS by the BAY Singapore

Lanjut! Emang mau kemana? Kan cerita Singapura-nya belum selesai... jadi diselesaikan dulu-lah, lagian ini juga sudah hari terakhir. Dari lihat-lihat taman bunga langsung ke Bandara Changi.

Tiket sudah di tangan dibeli online lewat T*******a tapi sebelumnya cek sana sini dulu cari harga terbaik. Oya yang belum baca cerita cinta yang lalu baca dulu gih di sini (Dari S.E.A. AQUARIUM ke MERLION PARK Mampir BUGIS)

Setelah sarapan di hotel langsung meluncur ke Gardens by the Bay. Karena perginya bulan Desember suasana Natal masih berasa. Sebenarnya ada pertunjukan Christmas Wonderland pada sore hingga malam hari, dan tinggal beli tiket tambahan lagi, tapi berhubung kita sudah harus balik Jakarta jadi kita lewati saja moment itu.

Sesuai dengan tiket yang sudah dibeli, mari kita jelajahi satu persatu. C'mon! Mulai dari :

OCBC Skyway

Sebuah jembatan gantung yang cuma disangga oleh tali-tali baja yang terhubung dari satu pohon raksasa ke pohon raksasa lainnya dengan panjang 128 meter dan tinggi 22 meter (setara dengan 16 lantai).


Jembatannya sudah pasti goyang-goyang saat kita jalan, juga tergantung cuaca. Bagi yang takut ketinggian pasrah saja jalanin jalan yang sudah kau tempuh, tak mungkin balik arah lagi lupakan yang di belakang...

Walaupun pemandangan malam kelihatannya lebih menggoda (asal kuat ngantri), pemandangan pagi hari pun tidak kalah dan asyiknya lebih sepi.


Sambil berjalan kita bisa menikmati pemandangan kota Singapura dari ketinggian dan berfoto bersama dengan latar taman Avatar. Duh menyenangkan!



Flower Dome 

Semacam rumah kaca raksasa yang berupa taman bunga terbesar di Singapura berisi bunga-bunga cantik dari berbagai belahan dunia. Udaranya sejuk, nyaman, dan enak untuk bersantai.

Saat masuk ke dalam kita disambut dengan foto-foto bunga yang diperbesar dan juga keterangan tentang sang bunga.. ♫ ♪ Mawar, melati semuanya indah.. indah!


Flower Dome ini selalu berganti-ganti tema tergantung musim dan season bunga. Jadi nggak bakalan bosan kalau datang ke sana.

Ada tema nuansa Imlek (Chinese New Year) ataupun tema sakura dengan jembatan merah tergantung kapan kita datangnya.

Kebetulan kami datangnya saat bulan Desember jadi masih ada suasana Natal-nya. Ornamen Disney Tsum Tsum yang lucu tampak mendominasi bagian tengah taman dan juga pohon-pohon Natal tampak ada dimana-mana, cantik sekali!


Dan area tamannya sendiri dengan bunga-bunga bisa kita jelajahi sesuai petunjuk dari peta. Salah satunya seperti ini dan masih banyak area lain lagi.


Suasana yang menyenangkan, sayang untuk dilewatkan. Foto yuk!



Bunga-bunga cantik ini pun terekam indah dalam kamera..



Tidak hanya menikmati keindahan taman bunga saja tapi juga ada sarana belajar melalui layar 3D di jalan menuju pintu keluar. Cerita tentang rantai makanan, perkembangbiakan tumbuhan, dan lain-lain. Albert tentu saja yang antusias.


Terdengar suara Jeremy yang berseru ada singa yang nau dia lawan terus minta difotoin.. Ha.. ha.. ha.. ternyata patung lebih menarik dari taman bunga.


Yuk makan siang dulu! Setelah itu lanjut lagi ke wahana berikutnya..

Cloud Forest

Keindahan dalam Cloud Forest menampilkan ribuan tanaman tropis yang diambil dari berbagai belahan dunia.

Begitu kita masuk ke dalam kubah langsung disapa dengan air terjun yang tinggi dalam ruangan. Hmm menarik sekali!


Suasana dingin buatan dan berkabut menambah rasa betah untuk menjelajah setiap sudut yang ada. Pemandangannya seperti hutan yang asli bisa kita nikmati dengan nyaman..


Tapi! Mulai darimana ya? Kita mulai dari yang tertinggi dulu yuk! Hidden Paradise. C'mon naik lift saja entar turunnya baru kita jalan sambil melihat keindahan hutan tropis.



Menikmati berjalan di Cloud Walk yang merupakan jembatan yang mengelilingi waterfall dengan ketinggian 35 meter memang menyenangkan.



Belajar banyak hal tentang tumbuhan juga menarik. Jeremy suka sekali dengan tanaman pemakan serangga venus flytrap dan kantung semar, bikin dia penasaran.



Tidak sampai distu saja, setiap area yang kita singgahi juga menarik seperti Theater + 5 Degrees yang membahas efek cuaca pada bumi di masa depan, Crystal mountain tempat belajar berbagai macam stalagmit dan stalagtit batu kristal. Area Lost World tentang tumbuhan yang hidup di atas gunung di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.



Tidak terasa sudah waktunya kita harus mengakhiri petualangan di taman bunga cantik ini. C'mon siap-siap kebandara..

Akhirnya sampai ke Changi Terminal 4, kita pun bersantai sejenak, ngemil, shopping dan naik chocobo sambil ngobrol..




Oya Gardens by the Bay ini suasana malam hari juga indah, ada acara kembang api-nya terus pohon-pohon raksasa jadi berwarna-warni.

SuperTree Grove, Agustus 2013
Nggak bakal bosan deh datang sering-sering lihat, Gratis kalau cuma di outdoor Gardens by the Bay, pemandangannya juga ciamik kok.

Kayak begini fotonya kalau malam hari, kids masih kecil waktu itu apalagi Jeremy masih digendong terus pakai stroller sepanjang jalan. Albert juga belum mengerti arti keindahan jadi sepanjang jalan dia nanya "Kok nggak ada toko mainan?" Ha.. ha.. ha.. Haiya!


Pemandangan malam kota Singapura pun nampak cantik tertangkap kamera kami di Gardens by the Bay pada liburan Agustus 2013.



Sudah kemana saja waktu liburan di Singapura? Hmm kemana saja ya? Baca ceritanya di Family Vacation in Singapore

See You!!

Minggu, 30 Desember 2018

Dari S.E.A. AQUARIUM Ke MERLION PARK Mampir BUGIS

Yeeay!! Akhirnya kesampaian juga niat hati lima tahun lalu untuk masuk ke dalam S.E.A. Aquarium Singapura yang katanya termasuk ke dalam salah satu dari 10 aquarium terbesar di dunia. Duh senangnya!!


Ceritanya lima tahun lalu (tahun 2013) kita mau plesiran memandang keindahan biota laut dalam aquarium raksasa, tapi apa daya nggak kuat ngantri.

Sudah ngantri 3 jam kemajuannya nggak banyak. Pas nanya sama petugas di sana dibilang kira-kira 2 sampai 3 jam lagi giliran kita masuk. Bayangin aja ngantri 5-6 jam kesempatan mandang ikan hanya 2 jam (dibatasin waktunya karena ramai), dan penuh dengan lautan manusia. Belum lagi menghadapi kerewelan Jeremy yang pada saat itu berumur 2 tahun, terus Albert sebentar-sebentar nanya, "Kapan kita masuk?".. belum lagi kaki udah terasa pegel, belum lagi sudah kelaparan, belum lagi.. belum lagi.. banyak sekali. Akhirnya kita terdampar di mall VivoCity dan membiarkan tiket masuk hangus tak berbekas.. *curhat masa lalu..

Kok bisa ramai begitu ya? Kan waktu kita datang di tahun 2013 itu, S.E.A. Aquarium masih baru buka, jadi orang-orang masih pada penasaran, terus datangnya pas weekend.. eh lagi libur Lebaran, jadi nasib deh.

Akhirnya!! Impian menjadi kenyataan.. C'mon kids kita lihat ikan dalam aquarium!

Pagi hari bangun kesiangan dengan kaki pegal baru sehari sebelumnya explore Orchard Road dan keliling mall Nge Ann City (Baca ceritanya di Singapore CHRISTMAS Getaway 2018).

Bersiap-siap tapi sebelumnya breakfast dulu di Summer View Hotel. Jangan lupa makan telur rebus yang kata Jeremy "telur paskah" selama nginap di sana selalu tersedia. Ini lagi mau Natalan atau Paskah sih? Sampai koki-nya kirain Jeremy suka sekali dengan itu telur mau dibekalin lagi. Langsung kita tolak dengan halus.


Naik Grab langsung menuju RESORT WORLD SENTOSA. Sebelum masuk S.E.A. Aquarium jalan-jalan dulu-lah. Foto-foto, bersantai sejenak..




Jangan lupa foto dengan icon Singapura dan juga bola Universal Studio..



Lapar? Nggak usah khawatir dekat si "bola" ada food court makanan Malaysia yang desainnya dibikin kayak street food Malaysia, suasana dibikin kayak "malam" kata Jeremy..


Pesan nasi lemak seporsi dihargai $9 sekitar Rp. 94.500 (kurs saat itu), bisa pakai daging atau ayam, kalau telur sudah pasti dapat..


Setelah kenyang barulah kita ke tujuan awal. Nyangkut sana sini.. akhirnya berhasil sampai juga, cerita nostalgia saat ngantri parah. Sekarang terlihat sepi.. Asyik!!


Begitu masuk kita langsung disambut aquarium besar yang ada kapal karam.. Kids langsung berlari dengan gembira sambil bercanda.

Tempatnya nyaman dan pencahayaannya bagus..


Jangan lupa ambil peta-nya terus diikutin saja supaya saat menjelajah lebih terarah, tempatnya luas soalnya..


Sebelum explore lebih lanjut kita pemanasan dulu lihat fosil berbagai jenis tulang ikan hiu..


C'mon! Masuk pertama kali ke area Shark Seas melewati terowongan yang panjang sambil memandang habitat ikan Hiu memang menyenangkan..


Saking banyaknya yang ngajakin foto ikan hiu. si ikan pun tertidur *versi Jeremy..


Lanjut jalan lagi kita masuk ke area Live Coral Habitat, melewati rumbai-rumbai berwarna-warni..


Disini kita dapat menyaksikan keindahan ikan-ikan yang keluar masuk lubang batu koral. Hmm indah sekali!! Hati berasa damai..




Bila merasa lelah cari tempat di pojokan yang sepi untuk duduk sejenak dan baca-baca sejarah tentang S.E.A. Aquarium yang katanya merupakan rumah lebih dari 100.000 hewan laut dengan lebih dari 1.000 spesies..

Tapi.. yang paling penting jangan lupa foto narsis dulu ya.. Ha.. ha.. ha..


Lanjut lagi masuk ke area Central and South American Habitat, ini semacam aquarium air tawar yang berisi ikan-ikan yang hidup di air tawar..


Sampailah kita di Open Ocean Habitat, sebuah aquarium raksasa yang merupakan rumah bagi 40.000 ikan dengan 120 spesies termasuk Manta Rays, Groupers dan ikan raksasa lainnya..



Jangan lupa beli pop corn dan duduk nyantai sambil nonton ikan.. Ah! Serasa di bioskop atau di pinggir pantai ya?


Foto keluarga juga bisa jadi pengingat yang baik terutama bagi anak-anak..


Area ini paling luas dan menarik, kita lumayan lama explore disini..

Ruangan untuk aktivitas anak pun ada, bisa sambil lihat-lihat ikan. Jeremy pilih gambar hiu terus dia warnain..



Lihat ke atas "Eh ada Manta Rays!", yaitu sejenis ikan Pari..


Kebayang nggak sih? Kalau ikan-ikan raksasa itu jadi makanan enak.. Nyam.. nyam..


Lanjut lagi ketemu Sea Nettle alias jelly fish, jadi ingat ubur-uburnya Spongebob..



Waduh ngelihat ini jadi bikin lapar, Alaskan King Crab. Enak dimasak apa ya?


Langsung kebayang-bayang nostalgia makan kepiting raksasa tersebut waktu berwisata ke Jepang tahun 2010 lalu..

Sudah mulai ngaco! Ayo cepetan saja yuuk! Beli sedikit souvenir dan ambil foto keluarga..

Lanjut jalan lagi.. Mau colek ikan, langsung aja ke Touch Pool.. Kids lagi nggak mau, banyak alasan..


Pheew.. akhirnya sampai juga di Coral Garden Habitat..


Mari kita pulang! Melewati jembatan kaca yang di bawahnya ikan-ikan bersliweran ke sana ke mari..


Langsung masuk terowongan Exit (beda terowongan antara Entry dan Exit.. dibikin melingkar) yang enggak terlalu ramai, mungkin sudah pada capek jadi jalannya cepat-cepat..


Akhirnya sampai di luar ketemu laut.. "Ada kapal pesiar!" Senang dong!! "Bang! dulu kita pernah naik kapal begitu juga ya! Apa ya namanya?" (Baca ceritanya di Welcome Aboard Super Star Virgo)


Setelah itu, mari kita wujudkan impian Jeremy.. Si dia pengen di foto minum air dari patung Merlion.. Bergegaslah kita ke MERLION PARK..

Siap.. siap.. Action! Kembung nggak ya itu bocah.. Ha.. ha.. ha..



Sekalian foto keluarga-lah, mumpung si patung selalu siap sedia diajak berfoto..


Balik hotel yuk! Tapi lapar lagi? Ngemil di Sevel yuk! Letaknya pas depan hotel.

Pulangnya kita jalan-jalan dekat hotel. Biarlah kaki ini melangkah tak tentu arah.. Eh ketemu Albert Street.. Kayaknya tempat jualan ala kaki lima.. terutama banyak yang jualan makanan.. Asyik!


Si Albert kesenangan nama dia terukir di jalanan, yang pasti nama jalan itu bukan untuk mengingat Albert yang ini ya.. Dia mah cuma ada kesamaan nama doang.. Ha.. ha.. ha..


Jalan lagi sambil nyangkut sana sini, ketemu deretan toko-toko yang namanya Bugis Street.. Langsung kita jelajahi..


Di dalamnya banyak toko-toko yang menjual souvenir, kaos-kaos lokal dengan kualitas bagus, gantungan kunci dan juga butik-butik dengan harga "lebih" terjangkau dibanding di mall-mall di daerah Orchard Road. Ada brand Uniqlo dan Pull and Bear juga..

Kalau dilihat seperti kawasan Pasar Baru atau Mangga Dua di Jakarta. Atau kayak Shinsaibashi di Osaka? Tapi kayaknya masih bagusan di sono deh..


Jalan lagi terus nyebrang ketemulah Bugis Junction..


Mari kita nge-mal! Yang dicari kids tentu saja toko mainan, ada dua toko dilantai 4, sebelahan tempatnya, yang satu Simply Toys, yang sebelahnya lupa namanya... tapi lebih mengarah pada kolektor mainan sih..

Di sini terdapat Dept. Store dan toko-toko butik seperti Guess, G-Shock dan ada juga toko buku Kinokuniya.

Nggak berasa semakin malam dan juga badan terasa lelah..

Mari kita balik hotel! Suasana bulan Desember ini memang berbeda. Foto dulu dengan Snowman yang kebetulan kita jumpai di pinggir jalan.


Good Night Guys!! Have a Nice Holiday.. See you

Happy Travelling