Tampilkan postingan dengan label Malaysia - Singapura Overland. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malaysia - Singapura Overland. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Maret 2017

Malaysia - Singapura Overland (4) : Malaka

Begitu sampai di Malaka yang merupakan bagian dari Malaysia yang dinobatkan sebagai "UNESCO WORLD HERITAGE CITY" kami diajak city tour keliling kota. Suasana yang kami dapatkan seperti mengunjungi kawasan Kota Tua di Jakarta.

Turun dari bus wisata, kami berjalan kaki menuju Stadthuys, atau biasa disebut Balai Kota, yang merupakan kompleks bangunan historis di pusat kota Melaka. Tempat ini dibangun oleh pendudukan Belanda tahun 1650 sebagai kantor Gubernur Jenderal Belanda pada waktu itu. Dalam kompleks juga terdapat Christ Church, yaitu gereja tua peninggalan Belanda yang masih dipakai hingga sekarang. Selain itu terdapat juga museum sejarah dan deretan toko-toko suvenir.


Dari sini kami berjalan kaki menuju ke tempat makan siang, yaitu Restoran Peranakan, melewati jalan di mana terdapat deretan rumah-rumah tua dengan arsitektur Tionghoa. Jalan ini biasa disebut Jonker Street, mirip sekali dengan suasana chinatown di Glodok.


Dari Melaka kami menuju ke Singapura dengan bus. Sampai di perbatasan Malaysia-Singapura, pemeriksaan paspor dilakukan di pos imigrasi.

Happy Travelling

Malaysia - Singapura Overland (5) : Singapura

Sesampainya di Singapura, kami langsung diantar ke hotel untuk check in. Sambil menunggu pergantian tahun (saat itu menjelang Tahun Baru 2006), kami menggunakan acara bebas untuk berjalan-jalan. Di dekat hotel tempat kami menginap, yaitu Swissotel dekat dengan stasiun MRT. Jadilah kami naik MRT menuju ke chinatown untuk jalan-jalan sekaligus makan siang.

Dari chinatown, kami menuju ke Orchard Road yang didominasi pusat-pusat perbelanjaan dan hotel-hotel. Di situ terdapat Botanic Garden, TANGS yang merupakan departement store yang pertama di Singapura, Plaza Singapura, Wisma Atria, Lucky Plaza, dan Ngee Ann City yang merupakan mal terbesar di Singapura. Didalam Ngee Ann City ada Takashimaya Dept. Store yang menjadi tempat wisata belanja favorit bagi orang Indonesia.

Orchard Road
Puas dari Orchard Road, kami makan malam di Suntec City, di mana di dalam mal itu ada sebuah air mancur buatan yang sangat besar. Banyak juga orang yang melihat-lihat air terjun itu...

Suntec City
Menjelang jam 12 malam waktu setempat, kami berjalan menuju ke Esplanade menunggu kembang api dinyalakan untuk menyambut Tahun Baru 2006.

Tepat tanggal 1 Januari 2006, kami kembali ke Jakarta. Sebelum balik Jakarta boleh dong ngucapin Happy New Year All from Singapore...

 
Sampai jumpa di negara-negara lainnya. See you… Bye-bye

Happy Travelling



Malaysia - Singapura Overland (3) : Sunway Lagoon

Sunway Lagoon adalah taman hiburan yang berlokasi di Petaling Jaya, Malaysia. Jadi ibarat Jakarta yang punya Ancol, Kuala Lumpur pun punya Sunway Lagoon. Nggak perlulah saling membandingkan mana yang bagus, yang pasti kalau liburan semua hal harus dinikmati. Benarkan?


Mengusung tema Waters of Africa, tempat ini mengisahkan tentang perjalanan safari ke Afrika. Berbagai atraksi ditampilkan, mulai dari gelombang laut buatan, sampai seluncuran air, dan lain-lain.


Di dekat situ juga terdapat arena bermain, yang mengambil tema World of Adventure. Kami juga mencobanya, yaitu menyusuri jembatan gantung sepanjang 428 meter, di mana kita bisa melihat keseluruhan arena bermain dari ketinggian.


Ada juga pertunjukan Tiger Adventure, dan Scholar’s Rocks Exhibition, yaitu pameran batu-batu kapur yang usianya sudah ribuan tahun. Puas bermain kami pun beristirahat di Hotel Pyramid Tower.


Dari Sunway Lagoon kita melanjutkan perjalanan menuju kota Malaka.

Happy Travelling

Malaysia - Singapura Overland (2) : Genting Highlands

Untuk menuju ke Genting Highlands, kami menggunakan cable car atau kereta gantung. Bagi yang takut ketinggian, bisa menggunakan taksi. Cable car skyway ini adalah merupakan kereta gantung yang terpanjang dan tercepat di Asia Tenggara. Sepuluh menit kemudian, kami sudah tiba di Genting Highlands.

Genting Highlands dilihat dari Cable car
Genting Highlands atau Tanah Tinggi Genting berada di atas puncak gunung dengan ketinggian sekitar 2000 meter di atas permukaan laut. Tempat ini merupakan salah satu resort yang mengagumkan dan dikelola dengan sangat baik. Genting Highlands dikenal sebagai Las Vegas-nya Malaysia, yang merupakan satu-satunya tempat berjudi yang legal di Malaysia. Meskipun begitu, yang boleh datang dan berjudi hanya mereka yang berusia di atas 21 tahun, dan bukan warga muslim Malaysia.

Saat itu kami menginap di First World Hotel, karena suhu udara yang dingin, kita-kira mencapai 15 derajat Celcius, maka setiap kamar disana tidak dilengkapi oleh pendingin udara.

Di dalam First World Hotel terdapat First World Plaza, yang begitu luas dan lengkap. Puluhan toko menyediakan aneka kebutuhan, mulai dari pakaian, sepatu, makanan, souvenir, hingga kebutuhan sehari-hari. Deretan butik dari merk ternama tersedia juga di sana. Yang suka belanja-belanja bolehlah lah mampir kesini.

First World Plaza
Bagi penyuka theme park macam kami juga dimanjakan dengan aneka permainan karena di dalam Plaza juga terdapat wahana bermain untuk anak dan dewasa, enaknya bermain di Genting ini kita tidak perlu berkeringat karena cuacanya yang dingin. Untuk kulinernya juga tersedia berbagai macam restoran yang menyajikan menu ala Asia sampai Eropa.

Kami datang ke Genting pada saat liburan Natal dan Tahun Baru jadi nggak heran kalau ramai banget disini. Untuk satu permainan saja bisa ngantri cukup panjang.

Permainan yang sempat kami coba antara lain bermain salju di Snow World, melihat keanehan di Ripley’s Believe It or Not, beromantis ria di gondola ala Venice, dan nonton teater 4 Dimensi pertama di Malaysia, yaitu 4D Motion Master
Believe It or Not
Kami juga mencoba wahana favorit lain, yaitu Flying Coaster, dengan posisi badan tertelungkup, kita diajak terbang dan berputar layaknya Superman. Selain itu kami juga mencoba beberapa wahana-wahana permainan lainnya yang sayang untuk dilewatkan..

Flying Coaster
Tidak terasa sudah 3 hari 2 malam kami di Genting. Tiba saatnya untuk melanjutkan perjalanan. Tujuan wisata selanjutnya adalah Sunway Lagoon.

Happy Travelling


Rabu, 29 Maret 2017

Malaysia - Singapura Overland (1) : Kuala Lumpur

Di Jakarta pada sore hari, kami ke bandara untuk berangkat menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Hari itu tepat Hari Natal tahun 2005. Sesampainya di Kuala Lumpur, kami langsung diantar ke Hotel Berjaya Times Square sebuah hotel bintang lima berkonsep mall.

Suasana natal cukup terasa. Lagu-lagu christmas diperdengarkan, pohon-pohon natal tertata rapi, lampu-lampu berwarna-warni dinyalakan. Wow, mengingatkan kami pada Jakarta. Memang secara geografis, negara tetangga kita Malaysia sangat kecil dibandingkan Indonesia, namun setiap tempat pastilah memiliki keunikan masing-masing.

Tidak ada salahnya kan jika kami mengucapkan Merry Christmas 25 Desember 2005 bagi yang merayakannya dari Kuala Lumpur, Malaysia..

Merry Christmas 25 Desember 2005
Setelah beristirahat dengan nyaman, keesokan harinya kami diajak city tour keliling kota ke tempat-tempat wajib yang biasanya didatangi wisatawan seperti Istana Sultan Malaysia, Lapangan Merdeka, Mesjid Negara, KL Tower dan tentu saja berfoto di landmark negara Malaysia, apalagi kalau bukan Menara Petronas yaitu gedung dengan dua buah pencakar langit kembar yang sempat menjadi gedung tertinggi di dunia, dilihat dari tinggi pintu masuk utama ke bagian struktur paling tinggi.

Menara Petronas
Jangan lupa juga mampir untuk membeli oleh-oleh. Kami sempatkan diri untuk membeli cokelat di Cocoa Boutique di Kuala Lumpur. Soal harga memang sedikit lebih mahal, namun kualitasnya terjamin. Kami juga mendapat penjelasan dari penjaga toko mulai dari sejarah cokelat, proses pembuatannya, hingga menjadi cokelat yang lezat.

Dari Kuala Lumpur, kami naik bus wisata menuju ke cable car skyway station untuk menuju ke Genting. Tapi sebelumnya kami menyempatkan diri dulu singgah di Batu Cave yaitu salah satu kuil Hindu yang populer, kan berasa kurang afdol kalau nggak singgah sebentar untuk berwisata disana.

Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke Genting Highlands melalui jalan yng berkelok dan menanjak, kanan dan kiri terlihat pepohonan yang rindang, pemandangannya mirip daerah Puncak Di Jawa Barat.

Happy Travelling