Tampilkan postingan dengan label Anniversary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anniversary. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Juni 2018

Our 15th Wedding Anniversary

"A Wedding Anniversary is a celebration of love, trust, partnership, tolerance and tenacity" So let's celebrate our 15th wedding anniversary!"


An anniversary is time to celebrate the joys of today, the memories of yesterday, and the hopes of tomorrow. Not all days are the same, these 365 days consist of good and bad moments. Keep the good memories and throw away the bad ones.. Cheers!


Anniversary kami tepat tanggal 15 juni 2018 di mana saudara kami umat muslim merayakan hari raya Idul Fitri. Asyik ya bisa barengan begitu.. Boleh dong kami sekeluarga mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri!! Semoga kita semua damai dan bahagia di hari yang Fitri ini dan juga di hari-hari selanjutnya. Apabila ada salah di kata, salah di hati, salah di jempol.. Mohon dimaafkan."

Nah untuk ulang tahun pernikahan kali ini mau dirayakan di mana? Di rumah saja yuk! Kita masak-masak juga bikin kue-nya sendiri saja. Cari yang praktis supaya nggak ribet jadi bisa dikerjain bersama.

Pilihan jatuh pada pizza, spaghetti lasagna dan juga cake tiga susu sebagai kue anniversary-nya serta dessertnya puding roti dengan vla custard. Iih.. sederhana banget ya? Emang pas ngomong kelihatan mudah dan praktis tapi percayalah itu juga perlu perjuangan. Ini berat kamu tidak akan sanggup biar Dilan saja.. Eh tapi sudah nggak musim Dilan.. Ya sudah.. ya sudah.. biar saya saja..

Kita mulai dari kue anniversary. Pilihan kami jatuh pada Tres Leches yang artinya cake yang bermandikan tiga macam susu dan dioles atasnya dengan fresh cream, mudah sekali pembuatannya dengan bentuk yang sederhana tapi bisa menjadi cantik saat diberi hiasan.

Penasaran? Pengen coba? Bikin sendiri ya.. (Baca resep di : Bolu Tiga Susu)


Topper tidak perlu beli lagi tinggal buka lemari pajangan dan pilih yang kira-kira cocok dengan tema acara, jangan lupa kalau mau dipakai cuci dulu..

Yang mana ya? Yang ini? Atau yang itu? Akhirnya pilihan kami jatuh pada lego pengantin padahal yang lego tema keluarga cocok juga..


Kids memang suka sama mainan lego, bahkan mereka juga bikin lambang showcase Youtube lego yang mewakili keluarga kami dan dinamakan DJ3 Family.


Setelah kue selesai tiba saatnya kami berdua berfoto bersama, berdoa "make a wish" bersama dan tiup lilin. Lilinnya juga yang berbeda warna yang melambangkan dua pribadi yang berbeda yang pada akhirnya Tuhan persatukan untuk saling mewarnai dalam hidup.

Berbeda itu indah asalkan bisa saling toleransi dalam hidup. Benar kan?


Ssst.. yang hias kuenya sampai sedemikian indah itu papa David lho.. saya yang bikin bolu pandannya. Namanya juga anniversary, yang ngerayain kan berdua jadinya bikin kuenya juga harus campur tangan berdua dong.

Untuk mie panjang umur pernikahan kita pakai spaghetti lasagna, cara bikinnya seperti lasagna tapi pastanya kita ganti dengan spaghetti yang dicampur telur, cooking cream, keju parmesan kemudian diaduk rata. Saos merahnya kita pakai yang bolognese instan saja supaya praktis. Rasanya yummy..


Pizza tetap menjadi pilihan untuk kita bikin karena praktis dan mudah pembuatannya. Apalagi toppingnya bisa DIY.


Topping dengan campuran tuna mayonaise yang dipadu crab stick dan juga irisan nenas kemudian ditaburi keju mozarella, jangan lupa juga irisan cabe rawit diatasnya. Rasa nano-nano, ada rasa gurih, manis, asam dan pedes. Cocok ini untuk menggambarkan kehidupan dalam rumah tangga.. Ha.. ha.. ha..


Pizza pepperoni tetap menjadi andalan..


Untuk dessert bikin puding roti saja ah, habisin sisa roti tawar yang ada di kulkas, terus pakai vla custard, biar berasa kayak lagi makan di hotel berbintang.


Sebuah perayaan sederhana yang ditandai dengan ucapan syukur. Setiap tahun kami jalani dan rayakan anniversary kami dengan doa di dalamnya. (Baca juga: Our 14th Wedding Anniversary)

Just Sharing

Jumat, 16 Juni 2017

Our 14th Wedding Anniversary

It's only 14 years, still more years to go my hubby, my lover, my partner, my best friend in the world. Walk with me till the end. Grow old and enjoy every single day ups and down together. May God Bless Us.

Hello darling kita rayain di mana? Di PIK Avenue aja yuuuk! Haa disitu lagi? Ceritanya lagi ngobrol. Ha.. ha.. ha..

Sebenarnya dalam merayakan setiap special moment selalu saja dadakan nggak pernah benar-benar dipersiapkan dengan baik. Pemilihan tempat juga karena 'kebetulan'. Jadi ceritanya sehari sebelum hari-H kita nengokin orang sakit di daerah PIK (Pantai Indah Kapuk), lewatin sebuah mall yang membuat kita tertarik untuk singgah sekalian dinner. Nah di mall itu banyak banget makanan ala Jepang. Jalan-jalan sekalian cuci mata, kids juga enjoy.

David usul besoknya kita datang lagi ngerayain anniversary di salah satu resto sekalian beli kue di sana (tampaknya sudah ada tempat yang dia incar) Baiklah, setuju!

Tibalah saat yang dinanti-nanti. Kita semua bersiap-siap untuk dinner. Yuuk beli kue supaya bisa "make a wish". Pilihan jatuh pada DORE by leTAO.


Sederhana banget ya kuenya? Setelah nyobain berbagai tester, kita sengaja pilih yang rasa original (kayaknya itu yang paling enak), melambangkan cinta kita yang selalu asli tanpa polesan, sederhana dan mencintai apa adanya. Lilinnya juga berbeda warna (dapat gratisan) melambangkan dua pribadi yang berbeda yang pada akhirnya Tuhan persatukan untuk saling mewarnai dalam hidup. Ha.. ha.. ha..

Nyalakan lilin kemudian siap-siap "make a wish" yang diabadikan sama si mbak penjaga toko. Fotoin ya Mbak! Saya mau doa sungguh-sungguh..


Titipin kuenya entar tinggal kita ambil, Yuuk dinner! Kali ini makan sushi. Awalnya saya pikir ada udon atau ramen, ternyata hanya ada sushi saja. Rasa sushinya juga nggak begitu enak alias biasa saja dan kurang menggugah selera. Si papa pesan masing-masing orang jatahnya 3 piring entar kalau masih lapar kita cari lagi resto lain.. Baiklah!



Keluar dari resto sushi nanggung banget, dibilang kenyang juga nggak, dibilang lapar juga nggak yang ada rasa tidak puas, ha.. ha.. ha.. Akhirnya kita putuskan beli sushi lagi di tempat lain, entar makan dirumah saja..

Pilih-pilih sushi
Sampai di rumah lanjut lagi ronde ke-2. Mari makan! Eits foto dulu sebelum makan (ikutan kekinian)..



Setiap special moment selalu kami usahakan dirayakan secara sederhana dan hemat penuh makna paling tidak ada fotonya yang selalu bisa mengingatkan kami arti kebersamaan.

Teringat semasa pacaran, David membeli kamera yang akhirnya kita pergi bertiga bersama adiknya untuk foto-foto bergantian dengan berbagai pose..

at Kota Wisata tahun 2000
Pengen tampil keren ala model kenapa tidak? Mari kita foto studio di mall..

Foto Studio tahun 2002
Ternyata cinta kita "Bukan Cinta Biasa", kayak lagu Afgan ya? ♫ Kali ini kusadari.. aku telah jatuh cinta.. dari hatiku terdalam.. sungguh aku cinta padamu..♫ Cintaku bukanlah cinta biasa.. jika kamu yang memiliki.. dan kamu yang temaniku seumur hidupku..♫ la.. la..

Akhirnya kita pun menikah di bulan Juni 2003..



Tanpa terasa akhirnya kita memasuki Wedding Anniversary pertama kita, yang kata orang masih dalam masa manisnya cinta..

1st Wedding Anniversary - Juni 2004
Masuk ke tahun kedua dengan tambahan anggota baru yang membuat kami harus belajar untuk lebih mengerti arti keluarga, tanggung jawab dan pengorbanan..

2nd Wedding Anniversary - Juni 2005
Lanjut lagi ke tahun ke-3, 4 dan 5 usia pernikahan kami.. Yang herannya semuanya dirayakan barengan di salah satu resto di Jakarta (Eka Ria) sekalian ngerayain ulang tahun David, papi (sekarang sudah meninggal) dan Anniversary kami..

3rd Wedding Anniversary - Juni 2006

4th Wedding Anniversary - Juni 2007

5th Wedding Anniversary - Juni 2008
Nah anniversary kami yang ke-6 kami rayakan di Timika..        

6th Wedding Anniversary - Juni 2009
Tahun ke-7 di Sushi Tei saja deh..

7th Wedding Anniversary - Juni 2010
Tahun ke-8 terasa agak spesial karena Tuhan kembali memberikan kepercayaan kepada kami untuk mendapatkan seorang anak lagi (masih dalam kandungan).. Mari kita rayakan di Tony Roma's..

8th Wedding Anniversary - Juni 2011
 Membeli kue di dapur coklat dan langsung jalan-jalan ke PRJ (Pekan Raya Jakarta)..




Duh senangnya keluarga kami bertambah seorang lagi di tahun ke-9, di sini anak pertama kami belajar untuk mengasihi adiknya..

9th Wedding Anniversary - Juni 2012
Mari kita rayakan sekalian berwisata di Rumah Air - Bogor..





Tahun terus berganti tanpa terasa, akhirnya kita masuk ke usia pernikahan ke-10. Karena kebetulan ada papa dan ibu Sandra yang lagi berlibur di Jakarta, tanpa persiapan kita langsung saja ke XO Suki.

10th Wedding Anniversary - Juni 2013
Akhirnya masuk juga tahun ke-11.. Yang kita rayakan di Hong Kong Cafe..

11th Wedding Anniversary - Juni 2014



Yippy akhirnya kita merayakan anniversary lagi. Kali ini pilihan kami di Seaside Suki resto Ancol sekalian jalan-jalan dan naik gondola..

12th Wedding Anniversary - Juni 2015



Untuk ultah pernikahan yang ke-13.. Rencananya kita mau liburan sekalian refreshing, tapi beli kue kecil dulu dong sebagai penanda..

13th Wedding Anniversary - Juni 2016
Mari tamasya sekalian merayakan anniversary..


Setiap waktu yang kita lewati bersama adalah suatu anugrah yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Setiap hal yang tidak berjalan sesuai rencana selalu kita diskusikan bersama. Berusaha untuk saling mengerti walaupun terkadang tidak mudah.

Just Sharing

Minggu, 26 Maret 2017

Setahun di Timika

Timika merupakan salah satu pintu masuk (entry point) ke wilayah Papua bagian tengah. Mendengar nama kota Timika saja pikiran kita langsung melayang ke suatu perusahaan tambang tembaga dan emas milik PT Freeport Indonesia (anak perusahaan dari perusahaan pertambangan Amerika Serikat, Freeport McMoRan Copper and Gold, Inc.) yang berpusat di Tembagapura, sekitar 60 km di utara Timika.

Kawasan pertambangan PT Freeport sendiri bukan lokasi wisata, jadi bagi yang tidak berkepentingan dilarang masuk, kecuali yang memang mendapat undangan khusus. Tapi kita boleh kok masuk ke Kuala Kencana yang sudah maju dan modern yang secara administratif masuk ke distrik Mimika.


Lingkungan di Kuala Kencana sangat kontras jika dibandingkan dengan Kota Timika. Begitu masuk ke Kuala Kencana akan terlihat suasana yang nyaman, bersih dan teratur, juga dengan fasilitas yang cukup lengkap bagi karyawan Freeport dan keluarganya. Enak banget ya?

Bagaimana dengan kami? Kami sih tidak tinggal di Kuala Kencana karena memang bukan karyawan Freeport jadi boro-boro bisa menikmati fasilitas yang disediakan... Kan datang ke Timika dan tinggal selama setahun itu untuk tugas pengabdian.. Hiks.. Ayo semangat! Janganlah jemu-jemu berbuat baik.


Jadi masyarakat suku asli Papua ternyata sangat heterogen. Di daerah sekitar Timika, ada 7 suku yang terbesar, yang lazimnya disebut sebagai “masyarakat tujuh suku”, yang terdiri dari suku Dani, Damal, Mee, Moni, Amungme, Komoro, dan Nduga. Bila kita ingin melihat masyarakat suku asli Papua yang masih sangat tradisional, kita bisa pergi ke wilayah Lembah Baliem, yang meliputi kawasan sepanjang 60 km dan lebar 16 km, serta berada pada ketinggian 1554 meter di atas permukaan laut.

Setelah mempelajari sedikit hal-hal tentang Timika, kami sekeluarga pun memberanikan diri untuk pindah dan tinggal selama setahun disana... Timika, We're Coming!!!


Di Timika ini, kami sempat tinggal selama satu tahun terhitung dari bulan September 2008 sampai bulan September 2009. Secara umum sih suhu udara pada siang hari sangat panas tetapi pada malam hari cukup dingin. Suhu udara bisa turun hingga 12 derajat Celcius pada malam harinya. Cukup extrim ya? 

Sudah itu sering banget mati lampu hampir setiap hari, kayaknya sih PLN disana kalau sudah matiin lampu suka lupa dinyalakan lagi... Lama banget nyalainnya! Serius! kita jadi hidup dalam kegelapan dan kepanasan sangat menderita *lebay... Ha.. ha.. ha..

Pernah pula ngalamin rumah dibobol maling, yang herannya saat itu maling masuk, kita tetap tidur dengan nyenyak tanpa terganggu sedikitpun. Tahu kemalingan saat bangun dan lihat pintu rumah sudah terbuka dan kuncinya rusak. Tetap bersyukur dong kita selamat.. Thanks God..

Tapi jangan lupa juga dengan hal-hal baik yang kami alami selama tinggal di sana, kan waktu terus berjalan, seperti merayakan Natal 2008 di Timika dengan masak sendiri hidangan istimewa ala saya. Baru kemudian Tahun Baru 2009 kami merayakannya bersama keluarga di Jayapura sekalian jalan-jalan..

Natal 2008 bersama
Tidak terasa Albert saat itu pun berusia 4 tahun dan kami rayakan secara sederhana dengan mengundang anak-anak tetangga dekat rumah. Aduh senangnya!

Happy 4th Birthday
Setiap perayaan ulang tahun kami rayakan dengan penuh sukacita. Tiba saatnya David merayakan ultahnya yang hanya berselang lima hari dengan wedding anniversary kami yang ke-6. C'mon kita rayakan dari birthday dulu makan di resto Dapoer Mama dan Anniversary-nya beli kue di So Yummy.

Happy Birthday Darling

6th Wedding Anniversary
Bulan depannya giliran saya dong. Happy birthday to me! Thanks hubby and son, perencanaan yang super mantap. Dibeliin kue dan diajak makan di resto Hotel Rimba Papua, love u all. Kok nggak sekalian nginap ya? Ha.. ha.. ha..



Hotel Rimba Papua
Untuk hiburan anak-anak ada sebuah mall kecil yang berisi supermarket, toko elektronik dan tempat jualan DVD bajakan dan di lantai dua ada arena bermain anak. Ayo sayang kita main! Goyang-goyang badan dulu supaya senang. Ha.. ha.. ha..



Finally tanpa terasa setahun sudah kami lalui di Timika.. Tetap bersyukur hingga saat ini..

Bye-bye Timika

Wonderful Indonesia