Selasa, 18 April 2017

Scenic Korea - Japan (4) : Seoul World Cup Stadium - Hello Japan

Di hari terakhir kami di Korea Selatan sebelum berangkat ke Jepang, kami diberi kesempatan singgah di Seoul World Cup Stadium yang merupakan salah satu tempat yang menjadi kebanggaan warga lokal Korea. Stadion ini ceritanya pernah menjadi tempat terselenggara-nya pertandingan Piala Dunia FIFA 2002.

Seoul World Cup Stadium
Stadion ini dirancang secara khusus sesuai dengan ciri khas Korea Selatan baik dari segi bangunan maupun harapan Korea pada abad ke-21.

Di dalam Stadion - Panoramic view
Foto dulu dong di dalam Seoul World Cup Stadium, kayaknya sayang kalau nggak difoto. Perhatikan deh atapnya seperti layang_layang..


Ayo masuk ke dalam! ada tour lokasi singkat dan juga dijelaskan tentang stadion ini. Ada maket keseluruhan stadion. Foto dulu dong...


Di dalamnya ada juga poster pemain-pemain andalan Korsel, saya tidak kenal satu pun itu pemain sepak bola.. Ha.. ha.. ha.. ikutan foto bareng mereka aja ah..


Ya sudah pura-pura saja jadi pemain sepak bola... Ayo Albert tunjukkan gayamu!


Didepan stadion ada patung ikon menarik, foto dulu dong! Kok ada tulisan 2002 FIFA World Cup Korea Japan? Ya karena pada tahun 2002 Korea Selatan bersama Jepang jadi tuan rumah piala dunia.


Lumayan juga bagi pecinta sepak bola bisa keliling-keliling didalam stadion. Kalau lagi nggak ada pertandingan bisa masuk sampai ke ruang ganti pemain...Saya sih cuma ikut menikmati saja dan mendengar penjelasan sambil pura-pura ngangguk mengerti..Ha.. ha.. ha..

Puas jalan-jalan di Seoul World Cup Stadium tiba saatnya kita diajak makan siang. Kali ini diajak makan ala Korea lagi.. Pilihannya adalah Korean Barbecue, kalau yang begini ini saya lumayan cocok masuk selera.


Agenda hari ini kita akan berangkat melanjutkan tour menuju ke Jepang... yiippie bye-bye Korea! dengan JAL kita akan terbang ke Bandara Narita, didalam pesawat dikasih makan lagi.. Lunch Bento set ala JAL Enak? Lumayan untuk nambah berat badan..Ha.. ha.. ha..

Lunch Bento set ala JAL

fresh from the refrigerator??
Finally kita pun sampai ke Jepang.. Hello Japan! We're coming...

Ngapain aja kita disana? Baca di postingan selanjutnya..see you..

Selasa, 11 April 2017

Scenic Korea - Japan (3) : Blue House - Gyeongbok Palace - National Folk Museum - Namdaemun - Dongdaemun

Anyeong haseyo!! Ceritanya sudah berasa jadi orang lokal Korea. Setelah beres-beres dan breakfast, kita akan diajak jalan-jalan lagi. Kali ini kita ke kantor kepresidenan Republik Korea Selatan yang dikenal dengan nama Blue House atau Rumah Biru yang dalam bahasa Korea disebut Cheong Wa Dae yang artinya Rumah dengan genting biru.

Di situ kita tidak lama, hanya ditunjukin sebentar "ini Blue House" itu genting nya warna biru.. bla.. bla..bla.. trus foto group tour deh. Habis itu rombongan ambil inisiatif foto-foto sendiri ganti-gantian.


Dari sini kami pun melangkah ke Gyeongbok Palace yang merupakan salah satu dari 5 istana yang dibangun pada jaman Dinasti Joseon yang terletak di Seoul. Istana Gyeongbok dibangun pada tahun 1394 dan sempat hancur pada masa penjajahan Jepang dan dibangun kembali sehingga bisa menjadi tempat wisata seperti sekarang ini.

Gyeongbok Palace - Panoramic View
Asyiik.. sudah sampai di pintu gerbangnya! Ayo kumpul lagi foto tour bersama! Again?? Ya.. ya.. ya.. Setelah itu boleh foto sendiri atau keluarga. Ha.. ha.. ha.. Tolooong fotoin ya? Entar gantian...

 

Di halaman istana Gyeongbok ada National Folk Museum yang sangat membantu wisatawan maupun warga lokal untuk memahami kehidupan dan kebudayaan penduduk Korea. Kami diajak menyusuri museum dan dijelaskan dengan baik dan detail.. bla.. bla.. bla..

Hal yang menarik di sini terlihat beragam replika atau diorama yang menunjukkan kejadian-kejadian penting sehingga bisa membantu kita membayangkan situasi di masa lampau.



Setelah dari museum kami pun berjalan-jalan sebentar melihat keindahan bangunan dan taman dari Gyeongbok Palace ini.

Arsitektur bangunan khas Korea
Karena sudah siang kami pun diajak untuk lunch makanan khas Korea...

Sup Ayam Ginseng ala Korea

Kimchi
Serius! Hingga saat ini saya pun belum mencicipi "kelezatan" kimchi. Entah kenapa saya kok tidak terlalu berminat untuk mencobanya. Lihat foto kedua makanan itu malahan saya jadi lapar dan pengen makan coto Makassar isi daging dan gado-gado..*walah

Tapi yang menarik di sini di bagian bawah restoran ada tempat penyewaan baju adat Korea (Hanbok)
Yuuuk kita cobain jadi orang Korea. Hanbok-nya kurang keren ah jadi kayak rakyat jelata, ah sudahlah..


Ayo kita lanjutkan lagi perjalanan. Yuhuuu ternyata berakhirlah kita dengan wisata belanja di Namdaemun dan Dongdaemun...

Suasana Natal makanya Teddy pakai baju Santa

Namdaemun Shopping Area

Dongdaemun Shopping Mall
Selesailah petualangan kita hari ini. Bagaimana keseruan kita esok hari, baca di postingan selanjutnya..  see you...

Happy Travelling

Jumat, 07 April 2017

Scenic Korea - Japan (2) : Ski Resort - The Legend Town - Cruising Chungju Lake - Everland Theme Park

Yuhuu.. bangunlah kita semua dengan perasaan senang setelah tidur nyenyak kemarin malam. Mari kita main salju! Kelihatan sekali Albert sangat excited, maklumlah yang dibawa anak yang cuma lihat gambar salju, sekarang saatnya bisa pegang dengan tangan sendiri. Bayangin aja bagaimana girangnya?


Jadi dari resort tempat kita menginap mulai jalan kaki perlahan-lahan ke arah tempat main ski-nya. Seperti biasa foto dulu dong!


Finally kita sampai juga...


Begitu sampai di sana ada pelatih yang akan ngajarin cara main ski. Saya sih nggak terlalu minat apalagi Albert yang sudah siap-siap aja bikin bola-bola salju (asyik sendiri) untunglah ada yang mau bantuin main salju sama dia. Siapa? tentu saja tour leader yang sudah menemani kita dari Jakarta..


Jadi kami pun mengambil kesempatan untuk explor dan foto-foto berdua..



Suasana dan tempatnya romantis cocoklah berpose seperti ini...


Setelah puas main di Ski Resort kami pun bersiap-siap melanjutkan perjalanan. Mungkin dianggap kurang afdol kali ya kalau belum nyamperin tempat syuting drama Korea. Kali ini pilihan kami *eh pilihan pihak tour ngajak ke Istana Goguryeo tempat syuting drama Korea kolosal The Legend. Untuk lebih mudahnya kita sebut saja tempat ini The Legend Town...


Ya ampun dari poster-nya saja terlihat pemainnya adalah si ganteng Bae Yong Jun, serasa berjodoh deh. ha.. ha.. ha.. kan lihat posternya sampai dua kali. Ayo semangat! Cuma di sini si Yong jun rambutnya panjang, model-model jaman kerajaan atau film silat gitulah..

Jadi cerita The Legend itu adalah drama kolosal yang dikerjakan dengan serius oleh orang-orang yang handal dengan menelan dana yang sangat banyak bahkan katanya spesial efeknya dikerjakan oleh tim Computer Graphic yang pernah menangani film trilogi Lord Of The Ring. Keren kan?
Foto dulu dong dengan poster Yong Jun!


Cerita The Legend mengambil tokoh sejarah yaitu Dam Deok (raja ke-19 dari kerajaan Goguryeo) yang diperankan oleh Bae Yong Jun dan digabungkan dengan tokoh-tokoh legenda lainnya (legenda cerita rakyat Korea) yang alur ceritanya dibuat menarik  yang mampu menghadirkan suasana kolosal yang keren dengan sinematografi yang mampu menghidupkan adegan-adegan pertempuran yang heroik.

Setting ceritanya sendiri mengambil latar belakang sejarah yang digabungkan dengan kisah fantasi dan percintaan (cerita begini biasanya banyak penggemarnya)

Tapi ya sudahlah kita nikmati saja tempatnya. Selain istana di halaman belakangnya pun keren, kayak suasana desa jaman dulu.


Ada spot foto pura-puranya jadi jenderal titisan dewa. Foto dulu dong!


Setelah puas di sini mau kemana lagi? Kali ini kita diajak cruising Chungju lake. Jadi Chungju ini ceritanya adalah sebuah kota kecil daerah pertanian dengan danau yang indah di tengah-tengah pegunungan dan tebing.



Setelah menikmati keindahan di Chungju saatnya kita menuju ke Everland Theme Park.. Asyiik!!
Begitu masuk ke dalam ramai sekali, mungkin juga karena lagi libur akhir tahun. Suasananya berasa Christmas gitu,  beberapa pohon Natal terpasang indah. Ya di tempat inilah kami akan bermalam Natal bersama. Keren kan malam hari saat lampu-lampu mulai dinyalakan. Berasa di pasar malam romantis.

Everland - Panoramic view
Mari kita mulai bermain-main! Ambil peta dan pelajari... ternyata theme park ini sangat besar dan luas sekali karena dalam satu kawasan terdapat area kebun binatang (Zoo Topia) dan waterpark (Carribean Bay) selain wahana bermain seperti roller coaster dan lain-lain.

Dan beruntungnya lagi karena datang saat winter kami pun bisa bermain luncuran salju. Tapi kok antriannya panjang banget. Mau ulang lagi? Ah lupakan saja..

Habis main luncuran salju
Oya sebelum lupa untuk menuju taman bermain ini kita harus naik cable car dulu...


Karena bawa anak kecil, kita lihat binatang saja yuk! Melipirlah kami ke zona Zoo-Topia yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu Herbivore Safari dimana kita bisa melihat bahkan berinteraksi dengan binatang kayak gajah, jerapah, unta dan lain-lain. Dan satu lagi Safari World di sini kita bisa naik bus keliling-keliling untuk melihat binatang-binatang buas seperti harimau, singa, beruang dan ada juga pinguin..


Kegiatan lainnya keluar masuk toko souvenir dan juga melihat keindahan Everland saat malam...

Christmas Eve in Everland Theme Park
Bagaimana petualangan kami esok hari? Baca di postingan selanjutnya...

Happy Travelling

Kamis, 06 April 2017

Scenic Korea - Japan (1) : Nami Island

Setelah tinggal selama setahun di Timika dengan cuaca yang panas dan lembab yang kadang-kadang turun hujan deras, trus pernah juga kemalingan tibalah saatnya untuk kembali ke kota asal kami Jakarta... Tapi.. tapinya kan.. kita butuh refreshing, ke mana ya?

Pilihan kami ikut tour saja deh supaya nggak repot, lagian juga waktunya sisa 2 bulan lagi kalau mau ngejar liburan Natal dan Tahun Baru, ceritanya supaya bisa white christmas gitu deh.

Pilihan tanggal berangkat kami waktu itu dari tanggal 21 Desember 2009 sampai 1 Januari 2010, Albert yang saat itu berusia lebih dari 4 tahun kita ajak juga supaya bisa main salju di sana dan mengunjungi berbagai theme park ala Korea dan Jepang. Si bocah itu akhirnya jadi peserta tour terkecil yang ikut, untungnya sebelum berangkat dia sudah kita training dulu jadi lumayan bisa diarahkan.

Serius kalau bicara tentang Korea yang saya tahu sebelum berangkat cuma Winter Sonata dan Full House (ingatnya kok cuma drama Korea-nya aja ya) juga kimchi... sama satu lagi Bae Yong Jun oppa... ha.. ha.. ha.. Kalau Jepang sudah pasti itu "surganya" anak dan dewasa penyuka taman bermain dan kolektor mainan.


Mari kita mulai perjalanan dengan penuh suka cita. Ke Korea dulu ya! Tapi sebelum sampai Bandara Incheon di Korea kita transit dulu di Bandara Narita Jepang, seperti biasa keliling-keliling dan cuci mata. Jangan lupa berfoto sebentar untuk meninggalkan jejak.


Begitu sampai ke Korea kita diajak langsung istirahat di hotel... soal makan pihak tour sudah aturin jadi kita terima saja apa yang sudah tersedia dengan pasrah suka cita.

Keesokan harinya kita memulai petualangan di Korea. Yuhuuu... hari ini kita ke Nami Island sebuah pulau yang semakin populer setelah dijadikan tempat syuting drama Korea "Winter Sonata" yang dibintangi Bae Yong Jun dan Choi Ji Woo. Untuk menuju ke pulau cantik itu kita naik ferry sempit-sempitan.

Naik ferry menuju Nami Island
Sampailah kita ke pulau itu lihat peta dan baca sedikit sejarahnya ya. Jadi Nami Island sendiri berasal dari nama salah satu pahlawan Korea Selatan yaitu Jendral Nami, dan ceritanya makam sang jenderal  juga berada di pulau itu.


Ada yang lupa dengan Winter Sonata? Lihat posternya! Ingat kan? Abaikan saja Albert yang ngantuk karena belum mengerti keindahan tempat ini. Ha.. ha.. ha..


Memang Nami Island ini sangat lekat dengan image "Winter Sonata". Jadi di seputar pulau ini berbagai lokasi yang pernah dijadikan tempat syuting diberikan tanda khusus dan keterangan mengenai adegan dalam serial tersebut. Termasuk patung dari pemeran utamanya.





Nami Island dengan pohon-pohonnya yang khas terlihat sangat indah bila diabadikan dalam foto. Kami pun membeli foto cantik ini...


Kami diajak dinner di pulau ini juga dan pada saat balik sudah malam terlihatlah keindahan Nami Island di malam hari saat lampu-lampu mulai dinyalakan...


Balik dari Nami Island tetap memakai ferry untuk menuju ke Seoul.. Karena esok hari kita mau bermain salju di Ski Resort sekalian nginap daerah sana jadi deh coba-cobain jacket yang akan dipinjamkan kepada kami malam ini supaya besok bisa langsung jalan sendiri ke tempat bermain ski tersebut. Seperti apa keseruan kami esok hari... Baca di postingan selanjutnya...

Happy Travelling

Sabtu, 01 April 2017

Lasagna Praktis Dan Lezat

Hari ini rencana bikin lasagna, bahan-bahan sudah dibeli siap untuk diolah. resepnya tentu saja modifikasi ala saya. Resep aslinya ada di kemasan lasagna kering. Sudah pernah coba buat juga yang original sesuai resep agak repot sih, tapi enak juga kok.

Kalau lasagna praktis ala saya lebih mudah tidak pakai ribet, apalagi anak-anak doyan banget. Entar kalau minta dibuatin lagi tidak jadi beban.

Bahan yang dibutuhkan :
  • 2 botol bumbu spaghetti bolognese Rp 32.000
  • Daging sapi giling 250 gram Rp 25.000 (bisa dilebihin kalau memang suka makan daging)
  • Keju quick melt dari kraft Rp 25.000
  • Keju meg 1 kotak Rp 10.000 (kebetulan lagi promo)
  • Susu cair Ultra Full Cream 1 liter Rp 16.000
  • Lasagna kering 1 kotak Rp 30.000
  • Mentega, tepung terigu, garam dan lada (selalu tersedia di dapur)
Total biaya untuk lasagna praktis Rp 138.000, digenapin jadi Rp 140.000 masih oke-lah dan cukup murah tapi tidak murahan rasanya, apalagi yang masak saya 😋 dapat 3 porsi lagi...

Lasagna sebelum di panggang
Cara Membuatnya mudah dan praktis banget :
  • Lembaran lasagna direbus.
  • Buat saus daging : Tumis daging sapi cincang dengan saus bolognese. 
  • Buat saus keju : Panaskan mentega, masukkan tepung sampai tercampur rata dan mulai mengental, tambahkan keju quick melt, garam dan lada secukupnya.
  • Tata di pinggan tahan panas selang-seling dari lasagna di atasnya taruh saus daging dan berikutnya saus keju, demikian seterusnya sampai bahan habis.
  • Atasnya lagi saya taburin parutan keju supaya keren.
  • Panggang di suhu 180 derajat selama 30-40 menit.
Seperti biasa yang panggang bukan saya, tapi David yang katanya ahli dalam memanggang. Jadi kalau ada hangus-hangus dikit, biasanya kita semua langsung mandangin dia sambil curiga "Ini manggangnya nggak pakai perasaan cinta". Ha.. ha.. ha..

Mudah kan buatnya!! Sudah pernah buat beberapa kali sih, terinspirasi dari Albert yang suka sekali pesan lasagna. Porsinya kecil harganya lumayan, belum lagi kalau dia minta tambah...

Jadi saya coba membuatnya dan saya selalu bilang "Lasagna ini nggak ada yang jual karena dibuat dengan penuh cinta". Mempan juga jurusnya. Setiap makan lasagna buatan mama, Albert selalu ngomong "Hmmm lasagna buatan mama memang paling enak seluruh dunia... penuh cinta, Albert boleh nambah?" Ha.. ha.. ha..

Lasagna ini bisa juga untuk breakfast, arisan, komsel, cemilan dan lain-lain...

Lasagna panggang dan juru cicipnya
Khusus untuk juru cicipnya, harus selalu dipesan "secukupnya aja makannya" 😜

Kalau mau lihat resep aslinya yang dari bungkus lasagna kering yang sudah saya terjemahkan. Baca : Lasagna With Meat Sauce... Jangan lupa dipraktekkan ya...

Happy Cooking