Jumat, 12 Mei 2017

Indahnya Menjelajah Jakarta Aquarium

Hore libur! Jalan-jalan yuuk! Mau ke mana? Kali ini kita mau rekreasi ke Jakarta Aquarium di Neo Soho. Langsung deh kedua anak ganteng itu senang dan berbinar-binar matanya tanda bahagia. Mereka membayangkan suasana bakalan seperti di Ocean Park Hong Kong atau jangan-jangan seperti di Sea World Ancol? Ha.. ha.. ha.. Let's see!


Moment libur kali ini bertepatan dengan hari raya Waisak. Jadi kami juga mau mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak di tahun 2017. Semoga seluruh mahluk berbahagia. Oke... lanjut!

Ceritanya semua sudah ambil posisi dalam mobil, tiba-tiba Jeremy si bungsu ngomong kalau dia dimusuhin dan nggak mau diajak main lagi sama Koko Albert (si sulung) padahal dia sudah minta maaf, saya bilang ke Albert, "Sudah maafkan saja, memang harus berapa kali sih orang minta maaf sama Albert?" Dijawab, "Bukan begitu Ma, masa ada orang minta maaf sambil main iPad? Nggak ada penyesalan sama sekali!" Yang saya lakukan? Gampang, paksa saja mereka saling memaafkan. Aman kan? (Biasanya sih mereka berkelahi soal koleksi Albert yang dipreteli si Kecil atau Jeremy asyik main digangguin si Koko)

Singkat cerita, begitu sampai di mall Neo Soho terlihat Battle Zone. Ayo selesaikan urusan kalian disana secara anak-anak eh secara laki-laki. Serang, dor.. dor.. tertawa bareng. Ha.. ha.. ha.. Puas!

Battle Zone ada wasitnya
Kembali ke tujuan semula.. C'mon! Eh ada Optimus Prime dari film Transformers.. foto dulu!

Hello Optimus!!
Ayo kembali ke tujuan awal! Terdengar suara yang minta makan karena sudah waktunya lunch. C'mon kita nge-dimsum sambil makan berat seperti nasi hainam, mie ayam dan lain-lain..

Dimsum non halal
Setelah kenyang, hati senang, mari lanjutkan perjalanan lagi. Terlihat arena hoverboard yang kelihatan menggoda anak-anak untuk mencoba, tapi cepat-cepat kita cegah untuk kembali ke tujuan awal. Emang nih kalau Funtastic Four lagi jalan-jalan suka lupa tujuan awal. Ha.. ha.. ha..

Akhirnya sampailah kami di Jakarta Aquarium. Sebelum beli tiket, foto dulu dong di depannya.

Pintu masuk Jakarta Aquarium
Ayo beli tiket masuk! Karena public holiday, mau tidak mau kami harus membayar lebih mahal dari hari biasa, tapi peminatnya cukup banyak kok, mungkin karena masih baru kali ya jadi pada penasaran? Ya sudahlah beli 4 tiket ya!

Jadi Jakarta Aquarium ini hasil kerjasama antara Taman Safari Indonesia dengan Aquaria KLCC. Pantesan keren, masih terasa suasana internasional-nya lah.. Ha.. ha.. ha..
Sebelum masuk kita ditawarin foto keluarga dulu, terserah mau ambil atau tidak hasil foto-nya nanti (kami sih tetap beli hasil fotonya untuk kenang-kenangan).
Sekalian deh Mas, tolong fotoin kita yang gratisan di pojokan itu ya!

Jakarta Aquarium
Begitu masuk kita akan serasa berada dalam hutan yang nyaman dengan sisi kiri dan kanan ada aquarium tapi kalau diperhatikan ada juga gambar yang pakai proyektor, terdengar suara Jeremy yang berlarian teriak dengan girang "Ini aquarium asli ada Dory", sambil tertawa dan berlari-lari lagi lihat yang lain.

Aquarium di dinding pakai proyektor
Masuk lebih dalam lagi, bertemulah kami dengan Otter Tunnel, kids langsung aja merangkak ke dalam terowongan kaca dengan penuh suka cita dan ngintip cari berang-berang.

Otter Tunnel
Nggak usah khawatir kalau-kalau kita bakalan nggak ngerti apa-apa karena di situ disediakan panel interaktif, baca aja keterangan yang kita pengen tahu... tersedia dalam 2 bahasa (Indonesia dan Inggris)



Lanjut lagi masuk lebih ke dalam, kita seakan-akan menyusuri tepi sungai sambil lihat-lihat pemandangan di bawahnya. Wow keren! Nggak usah takut jatuh ke sungai karena itu kayaknya cuma beberapa TV LCD yang disekat dan di atasnya dilapisi kaca.

Albert iseng pegang-pegang sungai dari TV LCD
Foto-foto yuuuk! Tempatnya asyik! Kids juga sangat menikmati.





Lagi asyik ngobrol tentang ikan pari tiba-tiba ada petugas yang nyamperin ngajak ikutan nonton show putri duyung di lantai bawah, karena 10 menit lagi acara akan segera mulai. Ayo kita turun tangga! Eits tunggu dulu! Berasa kalau kita mau masuk kapal selam (dibuat dekornya kayak dalam kapal selam) Ha.. ha.. ha..



Akhirnya sampailah kita ke tempat show. Ayo duduk di lantai beralaskan karpet merah (karena kursinya telah penuh). Jeremy sangat antusias nontonnya, si sulung Albert dengan kalemnya merekam seluruh atraksi show, katanya biar bisa nonton ulang-ulang di rumah. Kata dia sih sayang kan kalau mau nonton harus beli tiket lagi, mending uangnya disimpan (dasar anak pintar). Kayaknya sih nggak ada larangan merekam.

Jeremy bersiap nonton cerita putri duyung
Jadi atraksi yang ditampilkan berjudul Pearl of the South Sea. Ini menampilkan pertunjukan yang menggabungkan aksi panggung, perenang profesional dan tehnik ilusi yang akan membawa pengunjung bisa sangat menikmati ceritanya.


Jadi ceritanya ada seorang raja yang sangat menyayangi putrinya yang cantik sehingga membuat ibu tirinya yaitu si ratu jahat iri hati dan berencana mengusir si putri keluar dari kerajaan. Dengan jahatnya, di malam hari dia menyihir si putri menjadi buruk rupa dan akhirnya sang putri pun diusir. Dengan sedih si putri pun melarikan diri hingga sampai di pantai dan bertemu dengan kepiting yang mengajaknya masuk kedalam lautan.

Putri duyung yang sedih dan kesepian
Singkat cerita di kerajaan, sang raja merasa kehilangan sang putri dan menyadari si ratu itu sangat jahat dan memerintahkan untuk menangkap si ratu jahat. Si ratu jahat itu pun memanah sang raja hingga mati, saat akan ditangkap, si ratu berubah menjadi kalajengking berkepala dua trus tiba-tiba muncullah naga laut yang berhasil mengalahkan ratu jahat dalam bentuk kalajengking.

Kalajengking berkepala dua melawan Naga laut
Setelah si ratu jahat berhasil dikalahkan si raja pun hidup kembali dan bertemu putrinya yang sudah menjadi ikan duyung. Tampaknya si putri pun sudah menemukan kedamaian di lautan..

Raja yang bertemu putri yang disayanginya
Ceritanya diakhiri dengan tari-tarian yang bagus dan putri duyung yang ikutan menari di akuarium.

Akhirnya cerita putri duyung berakhir
Keren! prok..prok.. (suara tepuk tangan cerita-nya). Sekarang giliran penonton boleh berfoto dengan para talent, dikasih waktu 10 menit untuk antri dan berfoto.


Sesudah nonton show, kita pun lanjut eksplor. Anak-anak masih sangat semangat dan antusias. Jeremy yang bermain-main kemudi dengan riangnya. Albert yang sibuk foto-foto dan merekam berbagai aktivitas sambil cerita ikan gepeng yang bersembunyi. Si papa David yang komplain karena ada ikan yang mati tapi saya bilang ikan-nya lagi capek sampai pingsan.. tetap dong baca panel interaktif supaya ngerti. Tidak lupa juga ke area Touch Pool untuk sentuh-sentuh satwa seperti hiu bambu, bintang laut dan lain-lain. Oya lihat juga saat ikan dikasih makan.

main kemudi

fotoin semua yang bisa difoto

Papa lagi belajar

Liatin ikan lagi dikasih makan
Merasa capek jalan? nggak usah khawatir di situ banyak kok kursi untuk istirahat, bahkan cafetaria bernuansa hutan pun boleh dipakai untuk duduk-duduk..


Bahkan saat duduk sejenak untuk istirahat kita tetap berfoto bersama. Emang kalau iseng ya begini!


Wah sudah hampir 3 jam kita di dalam bahkan show putri duyung untuk kedua kali-nya sudah mulai. Mari kita pulang! Tapi sebelumnya jangan lupa ikut atraksi Teater 5D yaitu suatu wahana yang dirancang untuk menantang kita masuk ke dalam dunia bawah laut dengan kapal selam.

Di dalamnya kita akan melihat biota laut, saat asyik eh tiba-tiba muncul gurita raksasa nabrak kapal selam kita yang menimbulkan guncangan hebat yang kita dapat rasakan. Kapal selam sempat terombang-ambing, namun akhirnya menemukan arah yang tepat. Aman deh!

Jalan lagi lihat-lihat biota laut tapi tiba-tiba muncul ikan hiu besar yang menabrak kapal selam kita. Kembali timbul goncangan hebat dan disertai kapal bocor. Tolong! Air masuk (ada sedikit percikan air kena kita) Untung sudah dekat markas tapi kita sedang dikejar ikan hiu.. cepat.. cepat hiu sudah mendekat.. Oh untunglah akhirnya sampai dan pintu markas sudah ditutup sebelum hiunya masuk. Kapal selam kacanya retak-retak tapi kita selamat. Hore.. hore..


Berakhirlah petualangan kita di kapal selam, begitu keluar kapal terlihatlah daratan toko souvenir. Yuk belanja! Beli sedikit kenang-kenangan untuk koleksi.


Akhirnya berakhirlah penjelajahan kami di Jakarta Aquarium.

Happy Family



Sabtu, 06 Mei 2017

Bola - Bola Nasi

Bingung mau sarapan apa yang praktis dan tidak pakai repot tinggal goreng aja pagi-pagi? Bosankan nasi ama telur dadar melulu atau telur mata sapi saja? itu sih memang yang paling gampang. Pasti dalam pikiran terlintas "palingan nasi goreng" bukan... bukan itu... kali ini edisi bola-bola nasi versi game NDS 😍

Sudah pernah coba buat yang dari share-an resep di Medsos FB, rasanya amburadul padahal lebih praktis tinggal campurin nasi dengan telur, keju parut, kaldu, gula dan garam terus bentuk bulat-bulat. Tapi ya itu dia... rasanya nggak jamin deh 😉

Ini nih bola-bola nasi versi game yang dinamakan "Fried Risotto Balls" yang tentu saja saya modifikasi sesuai selera dan keterbatasan bahan di kulkas...

Bahan yang digunakan :
  • Beras 1 cangkir
  • 5 sdm angciu
  • 1/2 botol saos tomat Rp. 4.000
  • Keju meg sisa 1/3 Rp. 3.500
  • Air 2 1/2 cangkir
  • Keju quick melt 1/2 batang untuk isi Rp. 25.000
  • Telur 2 butir untuk pelapis Rp. 4.000
  • Tepung terigu untuk pelapis
  • Tepung roti 1 bungkus kecil Rp. 5.000
  • Garam dan lada secukupnya
Jadi perkiraan harganya Rp. 29.000 digenapkan jadi Rp. 30.000 masih oke-lah... Ini belum dihitung dengan beras, angciu, tepung terigu, garam dan lada yang memang selalu tersedia di Julie's Kitchen, sama satu lagi ongkos capeknya 😜.
Lumayan dapat 47 bola-bola nasi... Hmmm Yummy 😋

Penampakan Bola-Bola Nasi Sebelum Digoreng
Besok pagi rencananya tinggal digoreng, trus disajikan untuk sarapan dan bekal sekolah anak-anak, Tentu saja tidak digoreng semua tapi secukupnya saja...

Sarapan Praktis
Untuk resep lengkapnya baca : Fried Risotto Balls (Italy)

Happy Cooking


Jumat, 05 Mei 2017

Ngidam Ke Taman Bunga Nusantara

Katakan cinta dengan bunga? saya sih hanya bisa bilang "Nggak perlulah seperti itu, sebagai tanda cinta bawalah aku ke taman bunga" Ha.. ha.. ha..

Serius! saat itu saya lagi hamil anak ke-2, jadi bila terlihat saya kelihatan gendut itu bukan karena banyak makan tapi sedang mengandung sang buah hati untuk kedua kalinya.

Saya agak sensitif soalnya waktu hamil dulu, bayangin aja waktu jalan-jalan ke mall ada SPG yang nawarin jamu pelangsing promosinya berlebihan lagi pakai kata dijamin segala. trus ketemu teman-teman lama ada yang ngomong "gemukan ya sekarang?"

Tapi yang lebih serius lagi Taman Bunga Nusantara (TBN) ini benar-benar indah, versi saya loh! atau mungkin bawaan orok dalam perut juga bisa. Ibu hamil kan perlu piknik juga, ceritanya ibu bahagia anak dalam kandungan pun sejahtera.. Ha.. ha.. ha..

Cuma ya itu akses masuk kedalamnya jalanannya rusak, sampai saya harus pegang perut supaya tidak tergoncang-goncang selama perjalanan. Terbayar kok setelah sampai...

Yang bantuin foto kurang ahli
Depan pintu masuk

Sampai di lokasi saya cepat-cepat cari tempat duduk, David segera pergi membeli tiket masuk TBN di loket, setelah beli tiket dia pun balik trus ngasih tahu beli tiketnya sekalian dengan tram untuk keliling-keliling taman bunga, soalnya takut saya kecapean.. oh.. oh.. pengertiannya suamiku ini. hati menjadi berbunga-bunga di taman yang penuh bunga ini sepertinya si taman bunga ini menjadi lebih indah dari sebelumnya.. ha.. ha.. ha.. Kan kata orang bijak bila hati gembira maka segala sesuatu menjadi lebih indah.

Kami langsung naik tram untuk mengelilingi TBN sambil nandain yang mana yang bagus untuk kami datangin lagi foto-foto. Ada juga kereta wara wiri yang jalurnya dari lokasi ke lokasi, rencananya entar kita mau naik itu juga supaya nggak terlalu capek jalan kaki, kan lagi hamil ceritanya.
Kalau kuat atau mau hemat bisa jalan kaki juga pastinya, saya rasa tidak terlalu berasa lelah berjalan di tengah indahnya taman bunga dan udara sejuk.

 Naik Tram
Taman Bunga Nusantara ini benar-benar memanjakan mata kami, terlihat hamparan bunga nan indah dan juga ada patung-patung binatang seperti Dinosaurus dan Merak dalam ukuran raksasa
Hamparan bunga nan indah

Menyejukkan hati yang melihat

Burung Merak Raksasa

Dinosaurus raksasa
Ada beberapa titik lokasi taman dengan gaya yang berbeda, ada taman Bali, taman Jepang, taman Mediterania, taman Perancis, taman Amerika, taman labirin, taman mawar, taman palem, taman air dan masih banyak lagi karena itu belum semua disebutkan.






Untuk yang bawa anak-anak tidak perlu khawatir ada juga tempat bermainnya kok, kayak kereta-keretaan, naik kuda dan masih banyak lagi.

Naik kuda keliling-keliling
Main kapal-kapalan
Taman Bunga Nusantara ini biasa juga dijadikan sebagai tempat foto prewedding. Pokoknya tidak rugilah bila datang ke tempat ini. Banyak keluarga atau pasangan muda mudi yang datang menikmati keindahan taman bunga ini.

Hmm mungkin cocok juga kali ya sesi foto disini pakai kostum ala India trus pura-puranya lagi lari-lari di taman sambil nyanyi-nyanyi dan menari..Ha.. ha.. ha..

Puas explore taman bunga cantik ini kami pun pulang...

Sebelum pulang kami lunch dulu di RM. Rindu Alam, sesuai dengan namanya disinilah tempat kita bisa menuntaskan rindu dengan rasa makanan yang tidak berubah dan juga dengan kenangan yang begitu melekat di hati. Ha.. ha.. ha.. Jangan lupa pesan sate ayam nya ya. Resto ini sendiri sudah ada sejak tahun 1980-an.

RM. Rindu Alam yang selalu di rindu
Karena didaerah Puncak banyak kebun teh, saya pun minta difotoin di area kebun teh.
Akhirnya parkir mobil sebentar di pinggir jalan kami pun bersiap melakukan sesi foto.
Jepret... terlihatlah senyum bahagia si ibu hamil yaitu saya sendiri... ha..ha..ha..

Area kebun teh pinggir jalan
 Oya cerita tentang taman bunga yang lainnya bisa baca di Keukenhof Gardens.

Wonderful Indonesia

Kamis, 04 Mei 2017

Scenic Korea - Japan (6) : Universal Studio Osaka - Tokyo Disneyland VS Tokyo Disneysea

Pada kesempatan kali ini saya mau bercerita tentang wahana permainan yang sudah kami sekeluarga kunjungi di Jepang. Kebetulan yang kami datangi itu sudah tidak asing lagi dan juga lumayan populer bagi wisatawan apalagi yang punya anak kecil maupun remaja bahkan orang dewasa macam kami pun akan menyukainya..

  • Universal Studio Japan


Taman bermain ini berlokasi di Osaka. Seperti biasa namanya juga taman bermain sudah bisa dipastikan penuh sesak, apalagi saat kami datang dibulan Desember bertepatan dengan libur akhir tahun..ya sudahlah! mari kita nikmati keramaian ini! sediakan waktu seharian ya untuk bermain disini! itupun tidak menjamin bisa menjajal semua wahana saking ramainya..

Begitu masuk kedalam seperti biasa bawaan akan diperiksa tapi kami lumayan beruntung karena bawa anak kecil jadi dibolehkan bawa sedikit bekal dan air minum. Ayo kita masuk!

Universal Studio Japan- Panoramic View
Sebelum mulai penjelajahan di Universal Studio secara keseluruhan, seperti biasa karena bawa anak kecil langsung aja menuju ke Wahana Wonderland dengan tujuan supaya si bocah senang dan puas dan kita juga sebagai orang tua bisa menikmati sambil ikutan 'pemanasan' sebelum gantian cobain wahana 'menantang' lainnya..
Mari bermain sayang!


Setelah puas bermain di Wonderland, singgah sebentar di toko souvenir lalu kemudian mulai berjalan-jalan lagi. Cobain wahana Spiderman yaitu semacam jet coaster... kali ini si papa yang cobain wahana itu sendiri, saya nungguin di depannya saja sambil jagain anak..

jalan lagi ketemu wahana jurassic park. Main yuuuk! tapi foto dulu dong didepannya..Tidak berasa seharian sudah kami bermain dan berjalan-jalan di Universal Studio Japan.



  • Tokyo Disneyland VS Tokyo Disneysea
Kalau ngomongin Disneyland tentu terdengar sudah tidak asing lagi alias ada di beberapa negara seperti California, paris, Hong Kong dan pastinya bakal nyusul negara-negara lain juga. temanya juga sama-lah. Kebetulan kami juga sudah pernah berkunjung ke Hong Kong Disneyland (baca : Hong Kong Disneland) Jenis permainan dan tema tentang Disneyland saya tuliskan secara lengkap di cerita Hongkong Disneyland, jangan lupa dibaca ya!

Kalau Disneysea itu unik dan hanya ada satu di Tokyo. Bisakan jadi alasan untuk mengunjungi Tokyo Disneysea? secara cuma ada satu dan belum buka cabang.. Ha.. ha.. ha..

Sekarang apa sih bedanya diantara kedua theme park tersebut?

Jenis Permainan

Disneyland lebih cocok untuk keluarga dengan anak-anak karena permainan-nya tidak ekstrim dan kids friendly..

Menikmati carousel di Tokyo Disneyland
Disneysea lebih cocok untuk anak remaja, orang dewasa atau couple karena permainan-nya lebih ekstrim.

Yang kami lakukan di Disneysea tentu saja mencari permainan yang bisa dilakukan sekeluarga selain menonton atraksi juga foto-foto dengan karakter Disney yang mudah sekali ditemui dijalan-jalan, soalnya sudah lumayan puas juga sih main-main di Disneyland-nya. Malahan di Disneyland kami tidak berfoto sama sekali dengan karakter Disney karena sibuk ngantri dan main..




Nuansa

Di Disneyland serasa berada di "Dunia Disney" terlebih dengan adanya Cinderella Castle dan juga adanya Parade Disney yang menampilkan parade tokoh-tokoh Disney yang sangat menghibur pada jam yang sudah di tentukan dan pada malam hari ada acara kembang api juga yang menandakan berakhirnya seluruh rangkaian acara di Disneyland. Asyik ya!





Night View of Cinderella Castle
Kalau di Disneysea sendiri saya merasa berada di beberapa negara yang berbeda-beda sesuai dengan tema yang ada pas saya lewatin. Yang membedakan lagi, di Disneysea tidak ada parade ataupun acara kembang api tapi untunglah kita masih bisa bertemu dengan karakter-karakter Disney yang ramah dan juga tidak segan nyamperin kita untuk bersalaman terutama dengan anak-anak kecil..







Kalau ditanya mana yang lebih bagus menurut saya sih keduanya sama asyik dan oke, sesuai dengan kebutuhan saja kalau bawa anak kecil sih memang lebih enak main di Disneyland tapi kalau yang suka jenis permainan ektrim ya pilihannya sudah pasti Disneysea...

Happy Travelling