Jumat, 05 Mei 2017

Ngidam Ke Taman Bunga Nusantara

Katakan cinta dengan bunga? saya sih hanya bisa bilang "Nggak perlulah seperti itu, sebagai tanda cinta bawalah aku ke taman bunga" Ha.. ha.. ha..

Serius! saat itu saya lagi hamil anak ke-2, jadi bila terlihat saya kelihatan gendut itu bukan karena banyak makan tapi sedang mengandung sang buah hati untuk kedua kalinya.

Saya agak sensitif soalnya waktu hamil dulu, bayangin aja waktu jalan-jalan ke mall ada SPG yang nawarin jamu pelangsing promosinya berlebihan lagi pakai kata dijamin segala. trus ketemu teman-teman lama ada yang ngomong "gemukan ya sekarang?"

Tapi yang lebih serius lagi Taman Bunga Nusantara (TBN) ini benar-benar indah, versi saya loh! atau mungkin bawaan orok dalam perut juga bisa. Ibu hamil kan perlu piknik juga, ceritanya ibu bahagia anak dalam kandungan pun sejahtera.. Ha.. ha.. ha..

Cuma ya itu akses masuk kedalamnya jalanannya rusak, sampai saya harus pegang perut supaya tidak tergoncang-goncang selama perjalanan. Terbayar kok setelah sampai...

Yang bantuin foto kurang ahli
Depan pintu masuk

Sampai di lokasi saya cepat-cepat cari tempat duduk, David segera pergi membeli tiket masuk TBN di loket, setelah beli tiket dia pun balik trus ngasih tahu beli tiketnya sekalian dengan tram untuk keliling-keliling taman bunga, soalnya takut saya kecapean.. oh.. oh.. pengertiannya suamiku ini. hati menjadi berbunga-bunga di taman yang penuh bunga ini sepertinya si taman bunga ini menjadi lebih indah dari sebelumnya.. ha.. ha.. ha.. Kan kata orang bijak bila hati gembira maka segala sesuatu menjadi lebih indah.

Kami langsung naik tram untuk mengelilingi TBN sambil nandain yang mana yang bagus untuk kami datangin lagi foto-foto. Ada juga kereta wara wiri yang jalurnya dari lokasi ke lokasi, rencananya entar kita mau naik itu juga supaya nggak terlalu capek jalan kaki, kan lagi hamil ceritanya.
Kalau kuat atau mau hemat bisa jalan kaki juga pastinya, saya rasa tidak terlalu berasa lelah berjalan di tengah indahnya taman bunga dan udara sejuk.

 Naik Tram
Taman Bunga Nusantara ini benar-benar memanjakan mata kami, terlihat hamparan bunga nan indah dan juga ada patung-patung binatang seperti Dinosaurus dan Merak dalam ukuran raksasa
Hamparan bunga nan indah

Menyejukkan hati yang melihat

Burung Merak Raksasa

Dinosaurus raksasa
Ada beberapa titik lokasi taman dengan gaya yang berbeda, ada taman Bali, taman Jepang, taman Mediterania, taman Perancis, taman Amerika, taman labirin, taman mawar, taman palem, taman air dan masih banyak lagi karena itu belum semua disebutkan.






Untuk yang bawa anak-anak tidak perlu khawatir ada juga tempat bermainnya kok, kayak kereta-keretaan, naik kuda dan masih banyak lagi.

Naik kuda keliling-keliling
Main kapal-kapalan
Taman Bunga Nusantara ini biasa juga dijadikan sebagai tempat foto prewedding. Pokoknya tidak rugilah bila datang ke tempat ini. Banyak keluarga atau pasangan muda mudi yang datang menikmati keindahan taman bunga ini.

Hmm mungkin cocok juga kali ya sesi foto disini pakai kostum ala India trus pura-puranya lagi lari-lari di taman sambil nyanyi-nyanyi dan menari..Ha.. ha.. ha..

Puas explore taman bunga cantik ini kami pun pulang...

Sebelum pulang kami lunch dulu di RM. Rindu Alam, sesuai dengan namanya disinilah tempat kita bisa menuntaskan rindu dengan rasa makanan yang tidak berubah dan juga dengan kenangan yang begitu melekat di hati. Ha.. ha.. ha.. Jangan lupa pesan sate ayam nya ya. Resto ini sendiri sudah ada sejak tahun 1980-an.

RM. Rindu Alam yang selalu di rindu
Karena didaerah Puncak banyak kebun teh, saya pun minta difotoin di area kebun teh.
Akhirnya parkir mobil sebentar di pinggir jalan kami pun bersiap melakukan sesi foto.
Jepret... terlihatlah senyum bahagia si ibu hamil yaitu saya sendiri... ha..ha..ha..

Area kebun teh pinggir jalan
 Oya cerita tentang taman bunga yang lainnya bisa baca di Keukenhof Gardens.

Wonderful Indonesia

Kamis, 04 Mei 2017

Scenic Korea - Japan (6) : Universal Studio Osaka - Tokyo Disneyland VS Tokyo Disneysea

Pada kesempatan kali ini saya mau bercerita tentang wahana permainan yang sudah kami sekeluarga kunjungi di Jepang. Kebetulan yang kami datangi itu sudah tidak asing lagi dan juga lumayan populer bagi wisatawan apalagi yang punya anak kecil maupun remaja bahkan orang dewasa macam kami pun akan menyukainya..

  • Universal Studio Japan


Taman bermain ini berlokasi di Osaka. Seperti biasa namanya juga taman bermain sudah bisa dipastikan penuh sesak, apalagi saat kami datang dibulan Desember bertepatan dengan libur akhir tahun..ya sudahlah! mari kita nikmati keramaian ini! sediakan waktu seharian ya untuk bermain disini! itupun tidak menjamin bisa menjajal semua wahana saking ramainya..

Begitu masuk kedalam seperti biasa bawaan akan diperiksa tapi kami lumayan beruntung karena bawa anak kecil jadi dibolehkan bawa sedikit bekal dan air minum. Ayo kita masuk!

Universal Studio Japan- Panoramic View
Sebelum mulai penjelajahan di Universal Studio secara keseluruhan, seperti biasa karena bawa anak kecil langsung aja menuju ke Wahana Wonderland dengan tujuan supaya si bocah senang dan puas dan kita juga sebagai orang tua bisa menikmati sambil ikutan 'pemanasan' sebelum gantian cobain wahana 'menantang' lainnya..
Mari bermain sayang!


Setelah puas bermain di Wonderland, singgah sebentar di toko souvenir lalu kemudian mulai berjalan-jalan lagi. Cobain wahana Spiderman yaitu semacam jet coaster... kali ini si papa yang cobain wahana itu sendiri, saya nungguin di depannya saja sambil jagain anak..

jalan lagi ketemu wahana jurassic park. Main yuuuk! tapi foto dulu dong didepannya..Tidak berasa seharian sudah kami bermain dan berjalan-jalan di Universal Studio Japan.



  • Tokyo Disneyland VS Tokyo Disneysea
Kalau ngomongin Disneyland tentu terdengar sudah tidak asing lagi alias ada di beberapa negara seperti California, paris, Hong Kong dan pastinya bakal nyusul negara-negara lain juga. temanya juga sama-lah. Kebetulan kami juga sudah pernah berkunjung ke Hong Kong Disneyland (baca : Hong Kong Disneland) Jenis permainan dan tema tentang Disneyland saya tuliskan secara lengkap di cerita Hongkong Disneyland, jangan lupa dibaca ya!

Kalau Disneysea itu unik dan hanya ada satu di Tokyo. Bisakan jadi alasan untuk mengunjungi Tokyo Disneysea? secara cuma ada satu dan belum buka cabang.. Ha.. ha.. ha..

Sekarang apa sih bedanya diantara kedua theme park tersebut?

Jenis Permainan

Disneyland lebih cocok untuk keluarga dengan anak-anak karena permainan-nya tidak ekstrim dan kids friendly..

Menikmati carousel di Tokyo Disneyland
Disneysea lebih cocok untuk anak remaja, orang dewasa atau couple karena permainan-nya lebih ekstrim.

Yang kami lakukan di Disneysea tentu saja mencari permainan yang bisa dilakukan sekeluarga selain menonton atraksi juga foto-foto dengan karakter Disney yang mudah sekali ditemui dijalan-jalan, soalnya sudah lumayan puas juga sih main-main di Disneyland-nya. Malahan di Disneyland kami tidak berfoto sama sekali dengan karakter Disney karena sibuk ngantri dan main..




Nuansa

Di Disneyland serasa berada di "Dunia Disney" terlebih dengan adanya Cinderella Castle dan juga adanya Parade Disney yang menampilkan parade tokoh-tokoh Disney yang sangat menghibur pada jam yang sudah di tentukan dan pada malam hari ada acara kembang api juga yang menandakan berakhirnya seluruh rangkaian acara di Disneyland. Asyik ya!





Night View of Cinderella Castle
Kalau di Disneysea sendiri saya merasa berada di beberapa negara yang berbeda-beda sesuai dengan tema yang ada pas saya lewatin. Yang membedakan lagi, di Disneysea tidak ada parade ataupun acara kembang api tapi untunglah kita masih bisa bertemu dengan karakter-karakter Disney yang ramah dan juga tidak segan nyamperin kita untuk bersalaman terutama dengan anak-anak kecil..







Kalau ditanya mana yang lebih bagus menurut saya sih keduanya sama asyik dan oke, sesuai dengan kebutuhan saja kalau bawa anak kecil sih memang lebih enak main di Disneyland tapi kalau yang suka jenis permainan ektrim ya pilihannya sudah pasti Disneysea...

Happy Travelling

Jumat, 28 April 2017

Scenic Korea - Japan (5) : Family Vacation in Japan

Hello Japan! Yuk jalan-jalan... Karena wisata ikut tour kami tinggal menyesuaikan itinerary yang sudah dibuat oleh pihak tour tentunya..

Lumayan lah dapat pengalaman bisa merasakan transportasinya yaitu Shinkansen (bullet train) iya kan? Dari pada naik bus pariwisata melulu. Waktu itu perjalanan dari Osaka ke Kyoto.

Shinkansen Station
Pengalaman ala-ala Jepang lainnya bisa berendam di onsen yaitu pemandian air panas yang merupakan salah satu acara wajib bagi pengunjung saat berlibur ke Jepang, apalagi saat datangnya winter. Hmm enaknya bisa relaksasi! Sayangnya kami tidak sempat mencobanya. Karena bawa anak jadi kami lebih memilih jalan-jalan sekitar tempat itu saja..ha.. ha.. ha.. lumayanlah! cuci mata lihat souvenir sambil nunggu yang lain selesai..

Diajakin juga nginap di hotel yang desain-nya mirip rumah-rumah ala Jepang dengan perabotan kayu, dan tidurnya juga di lantai kayu beralaskan kasur warna putih yang kita ambil sendiri dari tempat penyimpanan. Lihat kamar mandinya yang luas tersedia shower dan juga bathub. Albert langsung minta berenang di bathub. Ya sudahlah!

Apalagi ya? Tentu saja jangan sampai dilupakan pakai baju tradisional Jepang. Asyik! Kesempatan itu kami dapatkan saat nginap di sebuah hotel yang bernama Fujibou Castle Hotel. Jadi dalam kamar sudah tersedia yukata yaitu sejenis kimono yang dibuat dari bahan katun tipis tanpa pelapis. Katanya sih biasa dipakai supaya badan menjadi hangat setelah mandi malam sambil berendam dengan air hangat.

Kami "beryukata'
Setelah ber-yukata ria, kami pun diajak dinner di hotel. Apa? Dinner pakai baju tidur? Nggak salah? Ha.. ha.. ha.. nggak salah kok karena semua tamu yang lain pun melakukannya.

Dinner dengan 'yukata'

Makan kepiting raksasa
Keesokan paginya saat breakfast kami pun mendapat kesempatan melihat keindahan Gunung Fuji. Foto dulu dong! Duh senangnya...

Mt. Fuji from the Fujibou Castle Hotel
Ke Jepang yang terkenal dengan ramen dan udon-nya kayaknya kurang afdol kalau nggak cobain. Walaupun di Indonesia juga sudah ada beragam restoran Jepang tapi sensasinya beda dong!


Tempura Lunch Set

Tempura Udon Set

Kiyomizu-dera 

Kiyomizu-dera
Kiyomizu-dera adalah destinasi wisata populer yang menjadi salah satu ikon dari Kyoto. Kuil ini dibangun pada tahun 798 M, yang berarti kuil ini sudah sangat tua dan bersejarah. Namun arsitektur bangunannya masih sangat kokoh hingga kini walau sering terkena dampak bencana alam.

Maka tidak heran sang kuil cantik ini masuk ke dalam UNESCO World Heritage site.

Kiyomizu-dera, the oldest temple in Japan and also a UNESCO World Heritage site
Dari ketinggian dibuat teras yang menjorok ke tebing sehingga kita dapat melihat keindahan pemandangan Kyoto.

Scenic View of Kyoto from Kiyomizu-dera
Keistimewaan lain dari kuil ini adalah terdapat Batu Buta dan Batu Peramal Cinta. Konon katanya Batu Buta ini bisa mengabulkan permintaan asalkan memenuhi syarat. Caranya dengan menutup mata dan berjalan lebih kurang 100 meter menuju Batu Buta dan berhenti tepat di depan batu maka keinginan kita akan terkabul.

Sedangkan Batu Peramal Cinta ceritanya untuk meramalkan kesetiaan pasangan. Caranya juga sama dengan menutup mata dan berjalan menuju ke arah batu, namun bila arah langkah tidak tepat dan melenceng jauh dari batu maka ceritanya hati kita masih memikirkan orang lain.

Percaya atau tidak? Silakan coba sendiri saja ya.. Kalau kami sih tidak berminat untuk mencobanya. Kamu!... Aku!... Saling percaya!.. Ha.. ha.. ha..

Letak kedua batu itu berada di kuil kecil Jishu Jinja yang berada di bagian belakang bangunan utama Kiyomizu-dera.

Higashiyama District

Setelah puas dari Kiyomizu-dera kami berjalan ke bawah menuju Higashiyama district, Gion dan sekitarnya untuk cuci mata dan juga belanja-belanja tentunya. Beli souvenir ah! Terlihat konter es krim yang ramai, kami pun tergoda untuk mencoba.. Hmm ternyata menyenangkan juga, cuaca dingin jadi bertambah dingin lagi.. Asyik!

Lagi jalan lihat mbak-mbak Jepang kimono-an. Ajakin foto ah! Ini geisha bukan ya?


Asakusa Kannon Temple

Asakusa Kannon Temple-Panoramic View
Asakusa Kannon Temple yang dikenal juga dengan nama Kuil Sensoji merupakan salah satu kuil Budha di Jepang khususnya di Tokyo yang dibangun pada abad ke-6. Awalnya ada dua orang kakak beradik yang bernama Hinokuma Hanamari dan Hinokuma Takenari menemukan sebuah patung dari Dewi Kannon yang dikenal sebagai dewi welas asih di sungai Sumida. Nah untuk menghormati Dewi Kannon ini dibangunlah sebuah kuil yang diberi nama Asakusa Kannon Temple.

Gerbang utama dari kompleks kuil Asakusa Kannon ini disebut Kaminarimon (Kaminari Gate) yang berada tepat di depan pintu masuk menuju kompleks kuil Asakusa. Yang suka nonton film Jepang pasti sudah familiar deh sama lampion besar itu. Duh senangnya bisa melihat langsung tempat jalan-jalan-nya karekter anime.. Ha.. ha.. ha..


Begitu masuk dari pintu gerbang kita langsung disuguhi deretan toko-toko yang menjual aneka oleh-oleh khas Asakusa dan berbagai jenis jajanan khas Jepang. Area ini dikenal dengan nama Nakamise Shopping Street. Belanja yuuuk! Harganya lebih terjangkau. Senangnya dapat miniatur lampion...

Deretan toko-toko di Asakusa
Masuk lebih ke dalam lagi kita akan melihat Hozomon Gate yang berdampingan dengan pagoda 5 tingkat yang dinamakan five storied pagoda... Keren nih! Foto dulu ah!


Setelah melewati Hozomon Gate, kita akan melihat bangunan utama dari kuil. Nah di sinilah tempat bagi warga Jepang untuk berdoa. Sebenarnya kita boleh saja masuk ke dalamnya tapi kami memilih untuk tidak masuk, karena tentu saja tidak mau mengganggu orang yang lagi berdoa.

Shopping yuuk!
  • Akihabara
Akihabara terkenal sebagai pusat elektronik di Jepang khususnya di Tokyo. Apa saja bisa kita temui di sini? tentu saja barang-barang elektronik seperti laptop, handphone, kamera dan lain-lain...

Akihabara Elektronic Shopping District
Selain itu ada juga dijual action figure dan souvenir-souvenir bercirikan Jepang. Yang menarik lagi ada beberapa toko yang menyediakan tax free yaitu bebas pajak bagi para wisatawan yang belanja dengan menunjukkan paspor.
  • Shinsaibashi Shopping Street
Shinsaibashi merupakan area shopping street yang cukup populer di Osaka. Begitu turun dari bus wisata yang mengantarkan kami, terlihatlah jalanan yang dipenuhi oleh pertokoan di kanan dan kiri jalan, ada toko kosmetik, distro, toko oleh-oleh, restoran hingga kafe ditambah lagi dengan ramainya pengunjung. Area ini biasa disebut Shinsaibashi-suji.

Shinsaibashi Shopping District

Scenic view of Shinsaibashi

Night at Shinsaibashi area
  •  Gotemba Premium Outlets 
Gotemba Premium Outlets merupakan salah satu pusat perbelanjaan favorit wisatawan lokal Jepang, maupun juga wisatawan Indonesia dan juga negara-negara lain yang kebetulan lagi jalan-jalan ke Jepang, karena aksesnya juga searah dengan Hakone, Danau Kawaguchi dan juga gunung Fuji.

Gotemba Factory Outlet

Di depan 'Bandai Asobi' (butik mainan produk Bandai)
Selain bisa berbelanja dan cuci mata keliling-keliling area Gotemba, letaknya yang berada di kaki Gunung Fuji juga memberikan nilai tambah yaitu pemandangan gunung Fuji yang menawan.

Mt. Fuji sighted from Gotemba
Jalan-jalan ke Jepang berasa kurang afdol tanpa berkunjung ke wahana permainan. Kami diajak kemana saja ya? baca ceritanya di postingan selanjutnya.. see you..